5 Hal Utama untuk Membangun Kebebasan Finansial

Djairan ยท Minggu, 21 Juni 2020 - 18:20 WIB
5 Hal Utama untuk Membangun Kebebasan Finansial

Untuk mencapai kebebasan finansial membutuhkan modal khusus. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA, iNews.id - Sering kali dalam hidup penyesalan tidak bisa dihindari. Apalagi yang berhubungan erat dengan pengelolaan finansial.

Namun, dalam hal keuangan pribadi tersebut, Anda harus benar-benar berusaha menghindarinya sebisa mungkin. Sebab, penyesalan atas uang adalah hal terburuk dan berdampak kepada semua hal. 

Dikutip dari Rule One Investing Minggu (21/6/2020), berikut adalah lima hal yang harus dimiliki untuk mempersiap kebebasan finansial di masa depan:

Mendapatkan Pendidikan Investasi

Salah satu kesiapan finansial yang penting untuk Anda miliki di era hari ini adalah mendapatkan pendidikan investasi. Terlalu banyak orang menjalani hidup tanpa pernah belajar cara berinvestasi. Padahal hari ini begitu banyak ilmu yang bisa didapat secara cuma-cuma. Tidak ada salahnya jika anda belajar bagaimana cara berinvestasi, agar dapat menghindari stres keuangan bagi diri keluarga.

Semakin awal mulai berinvestasi akan semakin baik untuk kebebasan finansial Anda, meskipun hampir memasuki pensiun karena tidak pernah ada kata terlambat. Tidak ada waktu yang lebih baik untuk mulai mendapatkan pendidikan investasi selain saat ini.  

Siapkan Sistem Tabungan Otomatis

Kebanyakan orang memang tidak menyisihkan uang khusus untuk tabungan dan investasi. Jika serius menabung untuk masa pensiun, Anda tidak harus menggunakan cara konvensional untuk menyisihkan uang agar bisa ditabung setelah tagihan dibayarkan. Apalagi memasuki masa new normal, begitu banyak godaan untuk membelanjakan uang yang dimiliki.

Bisa menjadi solusi jika membuat sistem tabungan otomatis, yang mengeluarkan uang dari akun Anda sebelum anda menariknya. Tabungan otomatis dapat memastikan bahwa Anda bisa menyisihkan sebanyak mungkin untuk ditabung dan diinvestasikan sambil menghindari godaan untuk membelanjakannya.

Hindari Pengeluaran Berlebih

Sulit untuk mempersiapkan kebebasan finansial di masa depan, jika menghabiskan semua penghasilan hanya untuk membeli pakaian mewah dan mobil mewah namun menguras semua tabungan Anda. Terlebih lagi, membeli barang-barang untuk mengesankan orang lain, padahal sepertinya tidak akan benar-benar mengesankan siapa pun.

Jika ada sesuatu yang benar-benar ingin dimiliki dan sangat dibutuhkan, tidak ada salahnya mengeluarkan sedikit uang dari waktu ke waktu, selama masih mengutamakan tujuan keuangan Anda. Bagaimanapun, uang ditabung memang untuk dinikmati. Tetapi membeli sesuatu untuk mengesankan orang lain tidak akan pernah bermanfaat dari segi nilai.

Mulai Hidup Hemat

Anda harus mulai belajar hidup di bawah kemampuan keuangan di hari-hari biasa. Pakar keuangan pribadi dan pendiri The Budgetnista Tiffany Aliche mengatakan, jangan biasakan hidup pada batas kemampuan, karena harus mampu sewaktu-waktu beradaptasi pada kondisi terburuk keuangan Anda.

Untuk memastikan kondisi keuangan Anda aman, maka seharusnya Anda menyusun anggaran bulanan agar dapat mengidentifikasi di mana Anda sering menghabiskan uang dan di mana bagian yang dapat dipangkas. Hal ini akan sedikit mengubah pola hidup Anda, seperti mulai terbiasa membawa bekal makan siang saat Anda bekerja, penuh perhitungan dalam memilih paket langganan yang murah, bahkan mungkin mencari apartemen atau rumah sewa yang lebih murah.

Miliki Dana Darurat 

Apa pun karir yang Anda miliki, tidak ada pekerjaan yang 100 persen aman, dan keadaan darurat cenderung terjadi ketika semua sedang tidak siap untuk itu. Situasi tak terduga yang menghilangkan sumber penghasilan Anda dapat muncul kapan saja, dari cedera hingga Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan seperti apa yang terjadi pada pandemi Covid-19 saat ini.

Karena situasi yang tak terduga ini, menabung sudah merupakan hal yang sangat penting. Dalam beberapa kasus, perlu waktu lama untuk bangkit kembali dari kesulitan krisis keuangan finansial. Namun, jika Anda tidak memiliki uang darurat yang disisihkan untuk hidup, bangkit kembali dari kehilangan sumber penghasilan bisa jadi hal yang sangat sulit. Para ahli keuangan merekomendasikan setiap orang harus memiliki setidaknya pendapatan enam bulan yang disisihkan dalam dana darurat.

Editor : Ranto Rajagukguk