Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BNI Xpora Dorong UMKM Gorontalo Naik Kelas dan Tembus Pasar Ekspor
Advertisement . Scroll to see content

Bedah Saham BNI, Benarkah Sudah Murah?

Rabu, 15 April 2020 - 14:21:00 WIB
Bedah Saham BNI, Benarkah Sudah Murah?
BNI. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Peningkatan laba bersih BBNI didorong oleh kenaikan pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) hampir 16 persen menjadi Rp5,92 triliun pada Februari 2020, dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp5,11 triliun. Sementara itu, pendapatan komisi dan administrasi yang tetap kuat yakni Rp1,44 triliun.

Peningkatan pendapatan dan laba bersih ini juga dibarengi dengan kenaikan aset hampir 10 persen pada Februari 2020 menjadi Rp788,72 triliun. Sementara pada Februari 2019 aset bank pelat merah ini tercatat senilai Rp718,82 triliun.

Kenaikan aset perusahaan juga didukung oleh peningkatan penyaluran kredit dan dana pihak ketiga. Per Februari 2020, penyaluran kredit BNI melesat 11,8 persen menjadi Rp529,53 triliun, dibandingkan periode yang sama 2019 senilai Rp473,61 triliun. Sementara DPK perusahaan pun tercatat naik 9,83 persen menjadi Rp573,3 triliun, dibandingkan Februari 2019 senilai Rp521,97 triliun.

Head of Investment PT Avrist Asset Management Tb. Farash Farich mengatakan sebuah sinyal positif untuk bank bisa tumbuh di awal tahun. Meski tantangannya semakin berat ke depannya, terutama karena perlambatan ekonomi akibat penyebaran virus corona.

"Dari sisi valuasi BNI termasuk yg sudah sangat rendah, price to book 0.65x, dibawah standar deviasi historisnya," kata Farash.

Ini juga bisa menjadi momen investor untuk mengoleksi saham BNI, apalagi dengan PBV saat ini yang menandakan saham bank pelat merah ini tengah undervalue. Biasanya saham yang memiliki rasio PBV besar, punya valuasi tinggi (overvalue) sedangkan saham dengan PBV di bawah 1 kali, punya valuasi murah.

"Kemungkinan untuk valuasi kembali lebih rendah tetap ada. Tapi paling tidak valuasi saat ini sudah cukup menarik. Namun untuk antisipasi kemungkinan harga bisa lebih turun bisa dilakukan pembelian bertahap," ujarnya.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut