Dolar AS Melemah di Tengah Data Ketenagakerjaan Terbaru
NEW YORK, iNews.id - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada akhir perdagangan Jumat (5/2/2021) waktu setempat karena pelaku pasar mencermati laporan ketenagakerjaan bulan Januari.
Mengutip Xinhua, Sabtu (6/2/2021), indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,52 persen menjadi 91,0480.
Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,2042 dolar AS dari 1,1966 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,3728 dolar AS dari 1,3674 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7668 dolar AS dari 0,7601 dolar AS.
Dolar AS dibeli 105,43 yen Jepang, lebih rendah dari 105,52 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,8995 franc Swiss dari 0,9039 franc Swiss, dan turun menjadi 1,2769 dolar Kanada dari 1,2831 dolar Kanada.
Di sisi data, pengusaha AS menambahkan hanya 49.000 pekerjaan pada Januari, setelah memangkas 227.000 pekerjaan yang direvisi turun pada bulan Desember, Departemen Tenaga Kerja melaporkan Jumat. Perkiraan median dalam survei Bloomberg terhadap para ekonom memperkirakan penambahan pekerjaan 105.000.
Laporan pekerjaan yang lebih lemah dari perkiraan menunjukkan bahwa ekonomi AS masih berjuang untuk pulih di tengah melonjaknya infeksi Covid-19.
Editor: Ranto Rajagukguk