Harga Bitcoin Balik Arah Menguat dari Posisi Terendah 6 Bulan

Suparjo Ramalan ยท Selasa, 25 Januari 2022 - 08:31:00 WIB
Harga Bitcoin Balik Arah Menguat dari Posisi Terendah 6 Bulan
Harga bitcoin balik arah menguat dari posisi terendah 6 bulan. (Foto: Istimewa)

NEW YORK, iNews.id - Harga bitcoin naik pada Senin (24/1/2022) setelah sebelumnya jatuh ke level terendah enam bulan di tengah kekhawatiran serangan Rusia dan Ukraina serta pertemuan Federal Reserve. Kenaikan bitcoin karena didorong pembeli yang masuk untuk membeli kripto

Mata uang kripto terbesar dalam kapitalisasi pasar ini menguat 2,5 persen menjadi 37.250 dolar AS per koin setelah sebelumnya turun ke 32.951, yang merupakan harga terendah sejak 23 Juli 2021. Itu menyebabkan kerugian lebih dari 50 persen dari posisi tertinggi sepanjang masa di harga 69.000 dolar AS, yang dicapai pada November tahun lalu. 

Bitcoin saat ini berada di titik kritis, di mana analis berpendapat, penjualan lebih lajut bisa membalikkan tren kenaikan dalam jangka panjang. 

Pada awal perdagangan Senin, bitcoin sempat terkoreksi di tengah meningkatnya ketegangan antara Rusia dan Ukraina. NATO menyatakan telah menempatkan pasukan dalam keadaan siaga dan memperkuat Eropa Timur dengan lebih banyak kapal dan jet tempur, yang dikecam Rusia sebagai peningkatan ketegangan di Ukraina. 

Sementara itu, kegelisahan atas pertemuan kebijakan dua hari Federal Reserve (Fed), yang dimulai pada Selasa (25/1/2022) memberikan tekanan pada kripto. Bank sentral AS diperkirakan akan mulai menguras likuiditas yang telah membebani saham-saham pertumbuhan supercharged

"Ceritanya adalah seberapa agresif pengetatan itu," kata Marc Chandler, kepala strategi pasar di Bannockburn Global Forex di New York, dikutip dari Reuters, Selasa (25/1/2022). 

Dia mencatat, langkah Fed untuk memperbaiki neraca dengan memperketat suku bunga yang lebih tinggi. Adapun mata uang kripto jatuh bersama dengan aset berisiko lainnya, menurut dia, karena orang-orang menarik kembali risiko secara luas. 

Pendiri firma analisis teknis Fairlead Strategies Katie Stockton mengatakan, penutupan di atas level 37.400 dolar AS karena ada dukungan dari dasar cloud Ichimoku, mungkin menjadi kunci apakah aksi jual adalah koreksi dalam tren naik, atau awal dari sebuah tren penurunan.

"Jika bitcoin gagal untuk naik kembali di atas level ini, maka tren naik jangka panjang pada dasarnya di balik oleh kerusakan itu," ujarnya.

Sekitar 465 juta dolar AS aset kripto telah dilikuidasi dalam 24 jam terakhir, menurut data Coinglass, dengan perdagangan bitcoin menyumbang 167 juta dolar AS dari total itu.

Sedangkan kripto yang lebih kecil, yang cenderung bergerak seiring dengan bitcoin, juga merosot dan berakhir di posisi terendahnya. Ether, koin digital terbesar kedua, terakhir turun 3,5 persen menjadi 2.451 dolar AS, setelah sebelumnya berada di 2.160 dolar AS, yang merupakan level terendah sejak 27 Juli 2021.

Penambang kripto yang terdaftar di AS Riot Blockchain (RIOT.O) dan Bit Digital (BTBT.O) dan Marathon Digital (MARA.O) juga pulih dari posisi terendah sebelumnya. Sementara pertukaran kripto Coinbase Global (COIN.O) memangkas sebagian besar kerugian hari ini.

Editor : Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel: