Harga Bitcoin Masuki Tren Penurunan Dipicu Varian Baru Covid-19
JAKARTA, iNews.id - Mata uang kripto, Bitcoin turun tajam bersama aset lainnya pada, Jumat (26/11/2021) mencapai level terendah dalam enam minggu. Penurunan ini secara resmi memasuki tren penurunan.
Dilansir dari CNBC, Bitcoin anjlok 7 persen dalam 24 jam terakhir menjadi 54.561 dolar AS, menurut data Coin Metrics, level terendah sejak 8 Oktober. Adapun mata uang kripto ini turun 20 persen dari level tertinggi sepanjang masa hampir 69.000 dolar AS yang dicapai awal bulan ini.
Ketika pasar mengalami penurunan harga berkepanjangan biasanya ditentukan oleh penurunan 20 persen atau lebih dari tertinggi baru-baru ini.
Selain itu, mata uang kripto lainnya juga jatuh pada hari hari ini. Ethereum, kripto terbesar kedua, turun lebih dari 10 persen menjadi 4.007 dolar AS, sementara XRP merosot 10 persen menjadi sekitar 95 sen.
Mengenal Metode Scalping Kripto yang Bisa Bikin Untung Jutaan Rupiah
Kejatuhan nilai mata uang digital ini seiring dengan aset berisiko lainnya di tengah kepanikan atas varian baru Covid-19 yang bermutasi cepat dan pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Kamis lalu memberikan pengarahan tentang varian baru yang dikenal sebagai B.1.1.529 dan diperkirakan mengandung lebih dari 30 mutasi. Inggris dan negara-negara lain untuk sementara menangguhkan penerbangan dari enam negara Afrika sebagai tanggapan.
El Salvador Akan Bangun Kota Bitcoin Pertama di Dunia, Harga Kripto Berguguran
Bitcoin sering digambarkan oleh para pendukungnya sebagai “emas digital,” mengacu pada status logam kuning yang disebut sebagai aset safe haven.
Investor kripto mengatakan, mata uang digital ini menawarkan penyimpan nilai serta lindung nilai terhadap inflasi.
Editor: Aditya Pratama