IHSG Akhir Pekan Ditutup Terkoreksi ke level 6.954, Asing Lepas PTBA hingga BBCA
Sementara yang melemah adalah industri -0,01 persen, properti -1,42 persen, keuangan -0,21 persen, infrastruktur -0,67 persen, dan teknologi - 0,49 persen.
Investor asing terpantau melakukan net buy secara akumulatif sebesar Rp72,08 miliar, mencakup pembelian bersih Rp135,80 miliar, dan net-sell Rp63,72 miliar.
Pembelian asing terhadap sejumlah emiten big caps di pasar reguler antara lain PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp262,0 miliar, PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) Rp142,2 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp115,0 miliar.
Sementara net sell asing di pasar reguler yakni PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Rp190,7 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp135,6 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp131,2 miliar.
Saham-saham yang masuk top gainers, yaitu PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE) tumbuh 20,21 persen di Rp452, PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYSL) menguat 13,24 persen di Rp462, dan PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) melesat 9,68 persen di Rp272.
Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, saham PT Nanotech Indonesia Global Tbk (NANO) anjlok -9,09 persen di Rp160, PT Multipolar Tbk (MLPL) terpuruk -4,20 persen di Rp228, dan PT Gozco Plantations Tbk (GZCO) tertekan -3,97 persen di Rp145.
Editor: Jeanny Aipassa