JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak mixed cenderung melemah pada perdagangan awal pekan depan. IHSG diperkirakan bergerak dalam kisaran 6.784-6.900.
Pengamat Pasar Modal dan Founder WH Project, William Hartanto mengatakan, pada perdagangan akhir pekan, Jumat (4/8/2023), IHSG ditutup melemah sebesar -45,23 poin (-0,66 persen) ke level 6.852,84.
Produk Mamin, Furnitur hingga Fesyen Indonesia Diminati AS
Nilai transaksi IHSG pada perdagangan hari Jumat pekan lalu menurun, hal ini menjadi indikasi positif karena memperlihatkan adanya tekanan jual yang berkurang.
"Kesimpulan dari perdagangan terakhir, pelemahan lanjutan IHSG, hal ini sudah terbaca sejak gagalnya penembusan level 6.900. Level 6.900 juga menjadi resistance MA5 dimana mempertegas koreksi IHSG belum berakhir," ujar William dalam risetnya, Minggu (6/8/2023).
"Untuk faktor teknikal, konfirmasi patah tren, indikator MACD menunjukkan pembentukkan dead cross mengindikasikan potensi pelemahan lanjutan untuk IHSG," tuturnya.
- Sumatra
- Jawa
- Kalimantan
- Sulawesi
- Papua
- Kepulauan Nusa Tenggara
- Kepulauan Maluku