Kisah BRILink Pertama di Huripjaya Babelan, Bantu Warga Melek Transaksi Digital
BABELAN, iNews.id – BRILink pertama di Huripjaya Babelan menjadi kunci lonjakan usaha fotokopi milik Hendra setelah mendapat dukungan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia. Dari modal terbatas, bisnisnya berubah stabil, berkembang, dan memberi dampak langsung ke ekonomi warga sekitar.
Hendra memulai langkah besar pada 2014 saat mencari tambahan modal untuk membuka usaha alat tulis kantor (ATK), fotokopi, dan cetak foto di Desa Huripjaya, Babelan, Bekasi. Akses pembiayaan cepat dan terjangkau menjadi kebutuhan utama agar rencana usaha bisa berjalan.
“Saya ngajuin KUR yaitu pinjaman awal Rp20 juta untuk membuat usaha ATK, foto copy dan cetak foto. Jadi pinjaman awal itu buat pengembangan usaha,” kata Hendra kepada iNews.id.
Modal KUR tersebut menjadi fondasi awal. Usaha yang dia rintis perlahan membentuk basis pelanggan, layanan bertambah, dan operasional berjalan lebih tertata tanpa tekanan biaya berlebihan.
Perubahan besar terjadi saat dia ditawari menjadi agen BRILink. Keputusan ini menggeser skala usaha dari sekadar layanan fotokopi menuju pusat transaksi keuangan warga sekitar.