Kisah BRILink Pertama di Huripjaya Babelan, Bantu Warga Melek Transaksi Digital
“Omset ATK saja itu Rp400.000 kalau dengan agen BRILink itu bisa sampai 600-700,” ujarnya.

Lonjakan omzet ini tak lepas dari statusnya sebagai agen BRILink pertama di wilayah Huripjaya Babelan, terutama kawasan pesisir. Kehadiran layanan tersebut membuka akses transaksi perbankan bagi warga yang sebelumnya harus pergi jauh.
“Menjadi agen BRILink ini pertama ya saya di daerah pesisir di Huripjaya. Itu saya bisa mengajarkan masyarakat produk dari BRILink hingga jadi melek digital. Selain itu juga BRILink kan juga bisa membantu pencairan dana bantuan pemerintah,” kata dia.
Program BRILink dirancang mendekatkan layanan keuangan ke lingkungan pemukiman dan desa. Kehadiran agen di Huripjaya Babelan memperlihatkan peran nyata BRILink sebagai penggerak transaksi harian, mulai dari transfer, pembayaran, hingga penyaluran bantuan.
Direktur Mikro BRI Akhmad Purwakajaya menilai peran agen BRILink bukan sekadar perpanjangan layanan bank, melainkan pengungkit ekonomi lokal berbasis UMKM.