Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BEI Perketat Syarat Perusahaan IPO di Bursa, Cegah Kemunculan Saham Gorengan
Advertisement . Scroll to see content

Melantai di Bursa Hari Ini, Segini Harga Perdana Saham ELPI dan MORA 

Senin, 08 Agustus 2022 - 08:36:00 WIB
Melantai di Bursa Hari Ini, Segini Harga Perdana Saham ELPI dan MORA 
ELPI dan MORA akan melaksanakan IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Senin (8/8/2022). (Foto: Dok. iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk dan PT Mora Telematika Indonesia Tbk akan melaksanakan penawaran umum perdana sahan atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Senin (8/8/2022). Calon emiten dengan kode saham ELPI dan MORA ini akan menjadi perusahaan tercatat ke-37 dan ke-38 di BEI pada tahun ini.

Mengutip laman e-IPO, Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari merupakan calon emiten yang bergerak dalam bidang angkutan laut dan aktivitas penunjang angkutan.

Perseroan didirikan pada April tahun 1992 di Kota Ambon, Kalimantan Timur bergerak dibidang Pelayaran Rakyat dan Nusantara dengan armada Landing Craft Tank (LCT) 100 dwt bernama LCT EKA. Sampai awal tahun 2000, Perseroan berfokus pada penyediaan solusi logistik ke wilayah timur Indonesia, terutama di Maluku dan Irian Jaya dan di tahun 2002 terdapat penambahan armada LCT bernama EFILYA.

Hingga 31 Desember 2021, Perseroan memiliki dan mengoperasikan lebih dari 100 unit berbagai macam armada yang terdiri atas Crewboat, Anchor Handling Tug Supply Vessel (AHTS), Platform Support Vessel (PSV), Utility Vessel & Specialized Vessel. Dengan dukungan armada diatas Perseroan mampu memberikan layanan dibidang penyewaan kapal, pekerjaan lepas pantai, logistik, Engineering Procurement Construction dan Training & Development.

Saat ini Perseroan telah berkantor pusat di Surabaya, Jawa Timur, memiliki 5 kantor wilayah & pemeliharaan, Training Center dan Afiliasi Perusahaan Galangan yang mampu memberikan Layanan yang Cakap dan Handal berbasis Safe, Reliable dan Efficient, dalam menyediakan Sustainable Total Marine Solution.

ELPI memberikan harga penawaran Rp200 per saham dengan total dana IPO senilai Rp222,4 miliar.

Berdasarkan prospektus perusahaan, emiten pelayaran minyak dan gas ini akan menawarkan sebanyak-banyaknya 1.112.000.000 saham atau sebanyak-banyaknya 15 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan dengan nominal Rp100 per saham.

ELPI juga mengadakan Program Alokasi Saham Karyawan (Employee Stock Allocation atau ESA) dengan mengalokasikan saham sebanyak-banyaknya 111,2 juta saham atau sebanyak-banyaknya sebesar 10 persen dari jumlah Saham Yang Ditawarkan dalam Penawaran Umum Perdana Saham.

Emiten yang akan bersandi ELPI ini juga menunjuk PT Trimegah Sekuritas Indonesia menjadi penjamin emisi efek.

Selanjutnya, Mora Telematika Indonesia merupakan calon emiten dalam bidang usaha aktivitas telekomunikasi dengan kabel, internet service provider & jasa interkoneksi internet (NAP).

Mora Telematika merupakan penyedia jaringan telekomunikasi wholesale yang berdiri sejak tahun 2000, dimana memulai bisnisnya sebagai ISP (Internet Service Provider) dan Call Center. Perseroan melakukan pengembangan usaha pada tahun 2007 sebagai penyedia jasa infrastruktur telekomunikasi dengan membangun jaringan kabel serat optik di Pulau Jawa sepanjang 7,5 km.

Adapun Mora Telematika mulai berkiprah secara global dengan dibangunnya kabel bawah laut internasional dengan nama MIC-1 (Moratelindo International Cable-system One) pada tahun 2008 yang menghubungkan dari Jakarta ke Singapura.

Seperti diketahui Singapura merupakan gerbang internet di dunia, dimana Perseroan memiliki keunggulan kompetitif dengan memiliki sendiri akses langsung melalui kabel bawah laut MIC-1 yang diperkuat dengan didirikannya Moratel International Pte. Ltd. di Singapura serta diperolehnya lisensi Facilities-Based Operations oleh pemerintah Singapura pada tahun 2010.

Calon emiten penyedia jaringan telekomunikasi sekaligus entitas Grup Sinar Mas ini akan meraup dana IPO Rp1,03 triliun. Pada prospektusnya, MORA menyampaikan nilai nominal dari saham MORA adalah sebesar Rp100 per saham.

Mora Telematika menetapkan harga final penawaran saham perdana Rp396 per saham. MORA akan melepas 2,61 miliar (2.610.486.000) saham atau sebanyak-banyaknya 11 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan.

Dana yang diperoleh perseroan melalui penawaran umum ini akan digunakan sebanyak 85 persen untuk kebutuhan investasi,dan 15% untuk modal kerja dan kegiatan umum usaha Mora Telematika.

Pada masa penawaran umum, IPO perseroan mengalami kelebihan permintaan alias oversubscribed hingga 227,35 kali berdasarkan sistem e-IPO, jauh melampaui sejumlah target yang telah ditetapkan sebelumnya.

Sebelumnya, perseroan telah menerbitkan Obligasi pada tahun 2017, Sukuk melalui Penawaran Umum Berkelanjutan pada tahun 2019, tahun 2020 dan tahun 2021 dengan pemeringkatan dari PEFINDO pada bulan Maret tahun 2022 yang mengalami peningkatan dari sebelumnya idA dan idA(sy) menjadi idA+ dan idA+(sy).

Jumlah saham yang dilepas ke masyarakat sudah termasuk saham yang dialokasikan kepada karyawan Perseroan yaitu sebesar 0,247 persen saham dari Saham Yang Ditawarkan dalam Penawaran Umum Perdana Saham atau sebanyak 6.246.500 saham biasa atas nama untuk program alokasi saham kepada karyawan (Program ESA).

Sehubungan dengan diterbitkannya seluruh saham baru yang ditawarkan dalam IPO dan diimplementasikannya program ESA, maka struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan sesudah Penawaran Umum Perdana Saham adalah PT Gema Lintas Benua sebanyak 30,17 persen, PT Candrakarya Multikreasi sebanyak 40,83 persen, PT Smart Telecom sebanyak 18,32 persen, masyarakat sebanyak 10,65 persen, program ESA sebanyak 0,03 persen, dengan jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan sebanyak 23,6 miliar saham atau senilai Rp2,36 triliun.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut