Menakar Prospek IHSG 2025 pada Tahun Anggaran Pertama Presiden Prabowo
RHB Sekuritas memproyeksikan perekonomian Indonesia tumbuh stabil, dari 5 persen pada 2024 menjadi 5,2 persen pada 2025. Pertumbuhan ini ditopang oleh investasi asing langsung (Foreign Direct Investments/FDI) yang solid serta pengeluaran rumah tangga yang diperkirakan meningkat.
“Pada tahun 2025, konsumsi rumah tangga tetap menjadi pendorong utama pertumbuhan, didukung oleh inisiatif pemerintah seperti program makan bergizi gratis Presiden Prabowo, yang diharapkan dapat merangsang perekonomian dan menciptakan lapangan kerja,” menurut riset yang dikeluarkan pada 20 Desember 2024.
Adapun inflasi diperkirakan meningkat dari 2,3 persen pada 2024 menjadi 3 persen pada 2025, seiring penyesuaian upah dan dampak kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).
Di sisi lain, nilai tukar rupiah diprediksi melemah hingga kisaran Rp15.800–16.200 per dolar AS di awal 2025, sebelum menguat kembali ke level Rp15.400 pada akhir tahun.
Riset memproyeksikan earnings growth IHSG diperkirakan naik signifikan, dari 1,9 persen year-on-year (YoY) pada 2024 menjadi 8 persen (YoY) pada 2025. Pertumbuhan ini berpeluang didorong terutama oleh sektor perbankan, dan bahan baku.