Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : MSCI Beri 2 Catatan Negatif untuk Pasar Modal Indonesia, Status Emerging Market Lepas?
Advertisement . Scroll to see content

Menakar Prospek IHSG 2025 pada Tahun Anggaran Pertama Presiden Prabowo

Jumat, 03 Januari 2025 - 10:07:00 WIB
Menakar Prospek IHSG 2025 pada Tahun Anggaran Pertama Presiden Prabowo
Pasar modal Indonesia membuka lembaran baru di 2025, sebagai tahun anggaran pertama pemerintahan Prabowo-Gibran. (Foto: Arif Julianto)
Advertisement . Scroll to see content

“Bahan baku diproyeksikan mencatat pertumbuhan laba masing-masing sebesar 26 persen dan 18,7 persen, masing-masing pada 2025 dan 2026,” tulis riset RHB Sekuritas.

Namun, sektor energi menghadapi tantangan dengan perkiraan penurunan laba sebesar 12,1 persen dan 7,7 persen pada 2025 dan 2026. Hal ini dikarenakan harga batu bara yang diperkirakan melemah.

Di tengah ketidakpastian global, sektor defensif seperti perbankan dan kesehatan menjadi pilihan utama. Komoditas seperti minyak sawit mentah (CPO) juga dinilai menawarkan peluang, didukung oleh peningkatan seiring permintaan biodiesel. 

Sementara rating sektor perkebunan dan unggas telah dinaikkan ke Overweight karena kenaikan harga CPO dan stabilitas harga ayam, “Didukung pengurangan kuota impor grandparent stock (GPS) ayam,” tulis tim analis.

Meski demikian, sektor minyak dan gas bumi mengalami penurunan peringkat ke Neutral akibat prospek pasar yang kurang mendukung.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut