Mengenal MARK AI, Robot Trading yang Kini Buron Meninggalkan Korban dengan Kerugian Miliaran Rupiah

Anggie Ariesta ยท Rabu, 20 Oktober 2021 - 18:32:00 WIB
Mengenal MARK AI, Robot Trading yang Kini Buron Meninggalkan Korban dengan Kerugian Miliaran Rupiah
Logo Mark AI, robot trading yang dilaporkan sebagai investasi bodong ke kepolisian, Rabu (20/10/2021). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Para korban investasi bodong, MARK AI, melaporkan robot trading itu ke polisi, pada Rabu (20/10/2021). Pasalnya, janji Mark AI untuk kembali beroperasi pada Senin (18/10/2021) tak terwujud.

Lantas seperti apa modus operandi robot trading MARK AI yang korbannya ribuan orang dengan kerugian diperkirakan mencapai miliaran bahkan triliunan rupiah?

Mengutip berbagai sumber pada Rabu (20/10/2021), MARK AI merupakan robot trading yang menawarkan berbagai paket investasi. Investasi sepenuhnya dilakukan oleh robot.

Merujuk ke halaman websitenya, Mark AI mengklaim akan memberikan keuntungan konsisten sebesar 15%-45% per bulan di mana para investor hanya perlu duduk manis, dan robot trading milik MarkAI yang akan menyelesaikan semuanya.

Sampai saat ini, situs dan aplikasi Mark AI sama sekali tak bisa diakses, padahal janjinya akan beroperasi 18 Oktober lalu.

Salah satu yang terungkap adalah sosok Jason alias Hindera. Dalam laman Facebook MARK AI, Jason mewakili MarkAI tercatat sebagai Direktur PT Teknologi Investasi Indonesia divisi MARK AI.

Dalam tangkapan layar para member MARK AI di whatsapp, Jason alias Hindera adalah warga negara Indonesia, kelahiran Selat Panjang, 29 Oktober 1983.  Jason tercatat tinggal Sidakarya, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali.

Selain Jason, ada juga nama Agustian yang tercatat sebagai komisaris PT Teknologi Investasi Indonesia divisi MARK AI, Agustian yang baru berusia 34 tahun ini beralamatkan di Tanjung Balai, Karimun, Kepulauan Riau.

Selain mereka ada juga nama, Anna, Linda, Melly Cow, Mark yang merupakan mentor di MARK AI.

Hingga kini memang  belum terungkap jumlah korban sekaligus nilai kerugian, namun saat ini member MARK AI disebut-sebut mencapai 500.000 orang. Andai, satu anggota  membenamkan dana investasi sebesar Rp 1 juta saja, maka kisaran uang yang diputar perusahaan ini mencapai Rp500 miliar.

Berdasarkan pengakuan para member MARK AI di sosial media, mereka membenamkan dana mulai 33 dolar Amerika Serikat (AS), 10.000 dolar AS, hingga 50.000 dolar AS. Dengan kurs Rp 14.000 per dollar AS, nilai investasi itu mulai dari Rp 1,46 juta, Rp 140 juta sampai Rp 700 juta. 

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel: