Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Status Indonesia Aman, MSCI Pertahankan Kelas Emerging Market
Advertisement . Scroll to see content

MSCI Hapus Saham GOTO dari Indeks Indonesia, Ini Alasannya

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:31:00 WIB
MSCI Hapus Saham GOTO dari Indeks Indonesia, Ini Alasannya
MSCI depak saham GOTO dari MSCI Indonesia Investable Market Index. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Lembaga penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) menghapus saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dari MSCI Indonesia Investable Market Index dalam tinjauan indeks Agustus 2026. Keputusan ini berkaitan dengan persoalan likuiditas saham GOTO yang dinilai sangat rendah.

Keputusan tersebut diumumkan MSCI pada 12 Agustus 2026 pukul 21.36 GMT. Dalam pengumumannya, MSCI menetapkan penghapusan GOTO dengan menggunakan lowest system price, yakni 0,00001 dari mata uang harga sekuritas.

"Sebagai bagian dari Tinjauan Indeks Agustus 2026, MSCI akan menghapus PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (MSCI Security Code: 53503.01) dari MSCI Indonesia Investable Market Index," tulis MSCI dalam pengumumannya, Kamis (13/8/2026).

MSCI menjelaskan, keputusan tersebut berkaitan dengan potensi persoalan index replicability atau kemampuan investor untuk mereplikasi indeks.

Persoalan tersebut muncul setelah saham GOTO mengalami likuiditas yang sangat rendah. Saham perusahaan teknologi itu tercatat diperdagangkan di level minimum Rp50 per saham di Bursa Efek Indonesia sejak penutupan perdagangan 13 Mei 2026.

"Perlakuan ini diterapkan karena adanya potensi masalah keterulangan indeks yang berkaitan dengan likuiditas yang sangat rendah akibat perdagangan pada harga minimum yang dapat diperdagangkan sebesar 50 IDR di Bursa Efek Indonesia sejak penutupan 13 Mei 2026," bunyi keterangan MSCI.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut