OJK Minta BEI Rutin Gelar Rapat dengan MSCI demi Cegah Downgrade Pasar Modal RI
JAKARTA, iNews.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merespons kekhawatiran publik terkait potensi penurunan status (downgrade) pasar modal Indonesia oleh indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) dari emerging market menjadi frontier market. Pihaknya pun meminta Bursa Efek Indonesia (BEI) rutin menggelar rapat dengan MSCI.
“Semua concern mereka sudah kita sampaikan, semua concern sudah kita penuhi. Dua bulan lalu saya juga ke New York untuk bertemu dengan MSCI langsung dan mendiskusikan concern mereka,” ucap Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi di sela perhelatan Maybank Indonesia Sustainable Finance Forum 2026 di Jakarta, Selasa (30/6/2026).
Friderica memaparkan poin-poin yang menjadi perhatian utama MSCI terhadap iklim investasi di Indonesia mencakup beberapa aspek krusial. Hal itu meliputi tingkat keterbukaan informasi emiten, transparansi pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial ownership), hingga pembenahan volume likuiditas perdagangan saham harian.
Sebagai bentuk respons nyata, OJK bersama BEI secara bertahap telah mengeksekusi bauran solusi, salah satunya melipatgandakan batas minimum kepemilikan saham publik (free float) dari regulasi lama sebesar 7,5 persen menjadi 15 persen.
Meski demikian, bursa masih memiliki pekerjaan rumah untuk mendesak emiten menyediakan rilis laporan dalam bahasa Inggris bagi pemodal asing.