Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hari Terakhir Perdagangan 2025, IHSG Ditutup Menguat ke 8.646 
Advertisement . Scroll to see content

Outlook 2026: IHSG Diproyeksi Tembus Level 9.000, Efek Danantara Jadi Sorotan

Kamis, 01 Januari 2026 - 09:15:00 WIB
Outlook 2026: IHSG Diproyeksi Tembus Level 9.000, Efek Danantara Jadi Sorotan
Pasar modal Indonesia menatap tahun 2026 dengan penuh optimisme, dengan IHSG diprediksi menguji level psikologis di rentang 8.000 hingga 10.000. (Foto: Aldhi Chandra)
Advertisement . Scroll to see content

Executive Director JP Morgan, Henry Wibowo menjelaskan, tahun 2026 akan menjadi masa di mana Indonesia memetik hasil setelah melewati tahun transisi politik.

"Kami terus mengharapkan tren pelonggaran moneter akan berlanjut, karena kami memperkirakan penurunan suku bunga acuan BI sebesar 50bps tahun depan dengan prospek likuiditas sistem yang membaik," ujar Henry.

Salah satu faktor pembeda utama di tahun 2026 adalah peran Danantara. Lembaga ini diyakini akan menjadi pendorong baru bagi arus modal institusional, baik dari dalam maupun luar negeri.

Pemisahan tugas yang jelas pada Danantara dinilai sangat penting untuk meningkatkan profitabilitas badan usaha milik negara (BUMN).

"Kami menyambut baik pemisahan tugas yang tepat antara perusahaan induk Danantara (BPI Danantara), unit Manajemen Aset (DAM), dan Manajemen Investasi (DIM). Kami yakin sangat penting untuk memisahkan tugas kewajiban pelayanan publik dan dorongan profitabilitas pada perusahaan-perusahaan milik negara," tuturnya.

Secara keseluruhan, jika skenario positif ini berjalan lancar, IHSG akan berada di kisaran 10.000. Namun, dalam skenario terburuk (bear scenario), indeks diprediksi akan bertahan pada posisi 7.800. Stabilitas harga komoditas seperti minyak di kisaran 60 dolar AS per barel dan harga emas akan tetap menjadi variabel penting penyangga sentimen pasar sepanjang 2026.

Perlu diketahui, IHSG menguat tipis 0,03 persen atau naik sekitar 2,682 poin ke level 8.646,93 pada perdagangan terakhir tahun 2025. 

Sepanjang Selasa (30/12/2025), indeks bergerak fluktuatif dengan rentang posisi tertinggi di 8.663,66 dan titik terendah pada 8.584,86.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut