PLN Pangkas Utang Rp51 Triliun Selama 2020-2021
Senin, 28 Maret 2022 - 13:10:00 WIB
"Kemudian rasio keuangan utama meningkat, cash flow operasi lebih tinggi, EBITDA dan EBITDA margin membaik, interest-bearing debt kami menurun, yaitu Rp51 triliun. Di sini, kami memahami ada dampak selisih kurs tapi kami kendalikan sehingga laba bersih meningkat," tuturnya.
Meski demikian, Darmawan, mengakui kondisi pandemi masih memberi dampak terhadap laba rugi perusahaan walaupun sudah ada regulatory protection.
"Namun ada program transformasi dan efisiensi terus berjalan untuk perbaikan terus-menerus," ucapnya.
Editor: Jujuk Ernawati