Resmi Terbentuk, Asosiasi Blockchain Indonesia Jadi Anggota Kadin
Hal tersebut senada dengan yang dikatakan oleh Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan Roeslani bahwa di era industri 4.0 ini perlu diantisipasi secara maksimal oleh para pelaku industri. Sebab, seperti internet, lambat laun para pelaku industri harus siap menerima teknologi blockchain dalam proses industrinya.
"Blockchain akan menjadi salah satu pihak penting dari revolusi industri 4.0 dengan blockchain yang menjadi salah satu proses digital dan otonom menggunakan teknologi, jadi ini akan menjadi sangat vital," tutur Roeslan di kesempatan yang sama.
Oleh karena itu, kata Rosan, Kadin siap memayungi dan memberikan pendampingan yang terbaik agar berdirinya ABI dapat menjadi katalis terbentuknya ekosistem yang dapat memaksimalkan pemanfaatan teknologi blockchain.
Selain itu, sebagai sebuah teknologi yang baru yang berkembang sangat pesat, antusiasme dari para pelaku industri anggota ABl perlu ditopang oleh regulasi yang akomodatif dan dapat memaksimalkan manfaat teknologi blockchain.
Sebagai informasi, ABI didirikan oIeh perusahaan-perusahaan Blockchain terpercaya di Indonesia seperti Blocktech Indonesia, Indonesian Blockchain Network, Blockchain Zoo, Luno, INDODAX, dan Pundi X.
Editor: Rahmat Fiansyah