Siklus Akuntansi serta Tahapan Prosesnya, Lengkap dengan Urutan dan Pengertiannya
Jika sudah melakukan penyesuaian, maka yang perlu dilakukan adalah menyusun neraca saldo dengan cara memindahkan saldo yang telah disesuaikan ke buku besar dalam neraca saldo yang baru.
Saldo dari akun-akun pada buku besar dikelompokan ke dalam kelompok aktiva atau pasiva. Prinsipnya, aktiva dan pasiva pada neraca saldo juga harus selalu seimbang.
Setelah neraca saldo disesuaikan, maka tahap berikutnya dalam siklus akuntansi adalah menyusun laporan keuangan. Penyusunannya meliputi:
Laporan laba rugi; untuk menggambarkan kinerja keuangan perusahaan.
Laporan perubahan modal; untuk melihat perubahan modal yang telah terjadi.
Neraca perusahaan; dapat digunakan memprediksi likuiditas, solvensi, dan fleksibilitas.
Laporan arus kas; memberikan informasi yang relevan mengenai kas keluar dan kas masuk pada periode berjalan.
Jika laporan keuangan sudah selesai, berikutnya adalah menyusun jurnal penutup. Ini tentunya dibuat pada akhir periode.