Siklus Akuntansi serta Tahapan Prosesnya, Lengkap dengan Urutan dan Pengertiannya
Tahapan pertama dalam siklus akuntansi identifikasi transaksi. Tahapan pertama ini perlu dilakukan oleh seorang akuntan agar transaksi nantinya dapat dicatat dengan benar.
Transaksi yang dicatat adalah transaksi yang bisa mengakibatkan perubahan posisi keuangan perusahaan dan bisa dinilai dalam unit moneter secara objektif.
Transaksi ini tentunya perlu memiliki bukti. Sebab jika tidak ada bukti berupa buku kwitansi, nota, faktur, bukti kas keluar, memo dan sejenisnya tentu tidak bisa dicatat.
Setelah mengidentifikasi transaksi, tahap berikutnya adalah analisis transaksi. Sistem pencatatan akuntansi dalam perusahaan selalu menggunakan double-entry system.
Artinya, setiap transaksi akuntansi yang terjadi akan memberikan pengaruh pada posisi keuangan di debet dan kredit serta harus dalam jumlah yang sama besarnya.