Ada 6 Kg Plastik di Perut Paus, Muncul Petisi Terapkan Cukai Plastik

Rully Ramli ยท Rabu, 21 November 2018 - 18:34 WIB
Ada 6 Kg Plastik di Perut Paus, Muncul Petisi Terapkan Cukai Plastik

Paus Sperma berbobot 10 ton ditemukan mati terdampar di Perairan Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Senin (19/11/2018). (Foto: Okezone.com)

JAKARTA, iNews.id - Awal pekan ini, Paus Sperma terdampar dan mati di Wakatobi, Sulawesi Tenggara  Dalam perut paus tersebut ditemukan hampir 6 kilogram sampah plastik.

Berdasarkan pantauan iNews.id, Rabu (21/11/2018), muncul petisi online di Change.org untuk menerapkan cukai plastik. Petisi itu ditujukan langsung kepada Presiden Joko Widodo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Model sekaligus aktris, Nadya Mulya menjadi inisiator dari petisi tersebut. Menurut dia, korban sampah plastik bukan hanya paus, melainkan makhlut laut lain seperti penyu, kuda laut, lumba-lumba dan lain-lain. Mereka salah mengira plastik sebagai makanan.

"Masih mikir plastik nggak bahaya? Nih ada data yang pasti bikin kamu kaget. TEMPO baru aja rilis investigasi dari State University of New York yang didukung Orb Media. Ditemukan mikroplastik pada sampel air minum kemasan yang beredar di Jakarta, Medan, dan Denpasar! Pasti kalian pernah minum air mineral kemasan kan?," kata Nadya.

Penerapan cukai plastik saat ini masih mengawang karena ditolak oleh pengusaha. Padahal, pemerintah berencana menerapkan aturan itu pada Juli ini dan sudah menargetkan penerimaan Rp500 miliar.

Nadya optimistis, kebijakan cukai bisa menekan penggunaan plastik. Hingga berita ini diturunkan, petisi tersebut sudah ditandatangani oleh 36.204 orang dari target 50.000 orang.

https://www.change.org/p/bu-sri-mulyani-kami-dukung-cukai-untuk-plastik-dukungcukaiplastik-kemenkeuri

Editor : Rahmat Fiansyah