Ada Kemarau Panjang, Gubernur BI Proyeksikan Inflasi 3,2-3,3 Persen Akhir 2019

Rully Ramli ยท Kamis, 22 Agustus 2019 - 20:26 WIB
Ada Kemarau Panjang, Gubernur BI Proyeksikan Inflasi 3,2-3,3 Persen Akhir 2019

Bank Indonesia (BI) memperkirakan musim kemarau berkepanjangan akan berdampak terhadap laju inflasi tahun ini. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA, iNews.id - Bank Indonesia (BI) memperkirakan musim kemarau berkepanjangan akan berdampak terhadap laju inflasi tahun ini. Meskipun demikian, inflasi diproyeksikan masih berada di bawah titik tengah target inflasi BI tahun ini, yakni 3,5 persen.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, semula pihaknya memprediksi inflasi akan berada di level 3,1 persen pada tahun ini. Namun, dengan adanya ancaman kemarau panjang, ia mengubah proyeksi inflasi ke level 3,2-3,3 persen sampai dengan akhir tahun ini.

"Pernah kami sampaikan dulu perkiraan inflasi di akhir tahun ini akan menuju ke batas bawah, sekitar 3,1 persen. Sekarang mungkin sekitar 3,2 persen atau menuju sekitar 3,3 persen, karena ada dampak dari kemarau panjang, tapi masih di bawah 3,5 persen," tuturnya di Gedung Thamrin BI, Jakarta, Kamis (22/8/2019).

Perry menjelaskan, dengan adanya komitmen pemerintah untuk menjaga inflasi, dampak dari kemarau panjang akan bisa diminimalkan. Berbagai upaya disebut sudah dilakukan pemerintah, salah satunya ialah dengan menggelar rapat koordinasi di bawah arahan langsung Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution.

"Tentu saja langkah koordinasi itu untuk memastikan pasokan barang tersedia khususnya pangan dan juga terkendalinya harga-harga pangan," ujar dia.

Selain itu, pria kelahiran Sukoharjo, Jawa Tengah itu memastikan, stok komoditas pangan inti masih terjaga. Salah satunya, stok cadangan beras Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) yang diyakini akan cukup sampai dengan akhir tahun ini.

"Kalau terkait dengan beras, kita sudah ketahui kita pahami bahwa stok dari Bulog mengenai beras itu lebih dari cukup," ucapnya.

Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, realisasi inflasi tahun kalender Januari-Juli 2019 sebesar 2,36 persen.


Editor : Ranto Rajagukguk