Alsintan Rice Transplanter Efektif Tingkatkan Produksi Padi
JAKARTA, iNews.id - Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi padi antara lain melalui pengaturan jarak tanam. Hal ini bisa diatasi dengan alat mesin pertanian (alsintan) jenis rice transplanter.
Transplanter merupakan mesin penanam padi yang digunakan pada areal tanah sawah kondisi siap tanam. Fungsinya untuk menanam bibit padi dari hasil semaian yang menggunakan tray atau dapog dengan umur bibit sekitar 15 hari atau ketinggian bibit tertentu.
"Mesin tanam ini dirancang agar dapat beroperasi pada lahan berlumpur (puddle) dengan kedalaman kurang dari 40 cm. oleh karena itu mesin ini dirancang ringan dan dilengkapi dengan alat pengapung," jelas Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan), Sarwo Edhy, Jumat (4/10/2019).
Selain itu, transplanter bisa dikatakan penanam bibit padi dengan jumlah, kedalaman, jarak dan kondisi penanaman yang seragam. Keuntungan lain menggunakan alsintan transplanter juga dapat mengurangi penyusutan hasil panen (kerugian) sebesar 10 persen dan meningkatkan nilai tambah, karena proses pengolahan dan panennya yang cepat.
"Produksi yang diperoleh petani lebih tinggi, pendapatan petani juga bisa ikut naik. transplanter menghemat tenaga kerja sebesar 92,5 persen, sekaligus mengurangi biaya tanam sekitar 33,3 persen," kata Sarwo Edhy.