Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Presiden Prabowo Panggil Airlangga hingga Purbaya ke Istana, Bahas Apa?
Advertisement . Scroll to see content

Antisipasi Dampak Perang Rusia-Ukraina, Jokowi Pertebal Perlindungan Sosial

Selasa, 05 April 2022 - 14:04:00 WIB
Antisipasi Dampak Perang Rusia-Ukraina, Jokowi Pertebal Perlindungan Sosial
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Presiden Jokowi memberikan arahan untuk mempertebal perlindungan sosial demi mengantisipasi dampak perang Rusia-Ukraina. (Foto: dok iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan untuk terus mempertebal perlindungan sosial bagi masyarakat. Hal ini untuk mengantisipasi dampak perang Rusia-Ukraina terhadap ekonomi dalam negeri, terutama pada masyarakat kecil. 

Menurutnya, kenaikan berbagai harga komoditas, khususnya pangan dan energi adalah akibat dari tekanan geopolitik di Rusia dan Ukraina. Transmisinya ke Indonesia adalah dalam bentuk kenaikan harga komoditas dan kenaikan inflasi.

"Yang kita tahu, berbagai komoditas seperti gas alam naik, batu bara di harga 258 dolar AS, brent sudah di atas 100 dolar AS, CPO di 1.500 dolar AS, dan gandum di 1.000 dolar AS. Rusia adalah produsen gandum dan minyak nabati yang besar, sehingga berbagai food price dari FAO juga meningkat secara global dengan angka di atas indeks 140 dan komoditas vegetable oil juga sudah meningkat indeksnya lebih dari 200," kata dia usai Sidang Kabinet Paripurna di Jakarta, Selasa(5/4/2022).

Karena itu, Indonesia terimbas akibat dari ketegangan geopolitik tersebut. Penerimaan ekspor akan ada kenaikan, tetapi ada transmisi di dalam negeri yang tidak bisa seluruhnya ditransmisikan ke masyarakat.

"Oleh karena itu, arahan pak Presiden perlindungan sosial perlu terus dipertebal. Jadi, pemerintah memberikan subsidi langsung, yang kemarin terkait dengan kartu sembako 18,8 juta penerima plus PKH tambahan 2 juta dan juga tambahan bantuan minyak goreng yang besarnya 300.000 untuk 3 bulan, diharapkan di bulan Ramadan ini bisa diberikan," tuturnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut