Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menkes Pastikan Super Flu Tak Mematikan seperti Covid-19: Gak Usah Khawatir
Advertisement . Scroll to see content

Bank Dunia: Butuh Waktu 5 Tahun untuk Pulihkan Ekonomi Global

Kamis, 17 September 2020 - 23:59:00 WIB
Bank Dunia: Butuh Waktu 5 Tahun untuk Pulihkan Ekonomi Global
Bank Dunia memperkirakan pemulihan ekonomi dunia dari dampak Covid-19 akan memakan waktu hingga lima tahun. (Foto:: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Pandemi Covid-19 memberikan pukulan ekonomi yang belum pernah dirasakan sebelumnya oleh hampir semua negara di dunia. Berbagai sektor tak luput dari imbas kebijakan pembatasan aktivitas sejak awal tahun ini, seperti yang dialami industri penerbangan, pariwisata hingga energi.

Kepala Ekonom Bank Dunia Carmen Reinhart mengatakan, pemulihan ekonomi dunia dari dampak krisis saat ini akan memakan waktu hingga lima tahun. Dampak besar dari krisis akibat Covid-19, kata Reinhart, akan membuat angka kemiskinan global meningkat ke level tertinggi untuk pertama kalinya dalam dua puluh tahun terakhir.

"Mungkin akan ada potensi rebound cepat karena semua kebijakan pembatasan aktivitas mulai dilonggarkan bahkan dicabut, tetapi yang menjadi catatan penting, pemulihan ekonomi dunia secara penuh akan memakan waktu hingga lima tahun," ujar Reinhart, dikutip dari Reuters pada Kamis (17/9/2020).

Dia mengatakan, resesi akibat melemahnya ekonomi akan berlangsung lebih lama di beberapa negara dibandingkan negara lainnya. Hal itu akan memperburuk ketidaksetaraan, karena kelompok termiskin akan semakin terpukul akibat pembatasan akses, penghentian aktivitas dan terbatasnya layanan kesehatan.

Sementara itu, Dana Moneter Internasional (IMF) pada pekan lalu memperingatkan krisis akibat virus corona masih akan jauh dari kata selesai, sehingga pemulihan ekonomi global secara penuh tidak mungkin terjadi pada 2021. Hal itu menggarisbawahi perlunya kerja sama multilateral untuk memastikan pasokan yang memadai bahkan setelah vaksin corona dikembangkan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut