Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BI Jaga Rupiah, Cadangan Devisa RI Menyusut jadi 146,2 Miliar Dolar AS di April 2026  
Advertisement . Scroll to see content

BI Sebut Siapapun Presidennya, Ekonomi RI Bakal Terpengaruh The Fed

Jumat, 16 November 2018 - 13:04:00 WIB
BI Sebut Siapapun Presidennya, Ekonomi RI Bakal Terpengaruh The Fed
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Mirza Adityaswara. (Foto: iNews.id/Isna Rifka Sri Rahayu)
Advertisement . Scroll to see content

"Maka kita harus naikkan bunga dan kita kendalikan neraca perdagangan kita. Artinya negara itu butuh devisa dari luar negeri. Bisa karena FDI (foreign direct investment), bisa karena masuk ke capital market," ucapnya.

Kendati demikian, saat 2015-2017 di tengah tren kenaikan FFR, BI berhasil menurunkan suku bunga acuan. Hal ini disebabkan Indonesia menjinakkan hingga turun ke level 3 persen. Selain itu, defisit transaksi berjalan juga berada di bawah 2 persen terhadap PDB.

Sejak Mei 2018, Mirza menyebut bank sentral cukup agresif menaikkan suku bunga meski inflasi rendah. Hal ini karena defisit transaksi berjalan mulai melebar.

"Jadi ekonomi Indonesia banyak terpengaruh dengan suku bunga AS dan ini terlihat dari 2000 sampai 2018. Ternyata korelasinya kuat, nothing to do dengan presidennya siapa," kata Mirza.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut