Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Daftar 3 Nama Calon Deputi Gubernur BI yang Akan Ikuti Uji Kelayakan di DPR
Advertisement . Scroll to see content

BI Tahan Suku Bunga Acuan 4,75% di Januari 2026

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:29:00 WIB
BI Tahan Suku Bunga Acuan 4,75% di Januari 2026
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mempertahankan suku bunga acuan 4,75 persen di Januari 2026.
Advertisement . Scroll to see content

Selain kebijakan suku bunga, BI juga memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah melalui operasi moneter di pasar valuta asing dan pasar domestik, serta pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder. 

Posisi Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) tercatat turun dari Rp916,9 triliun pada awal 2025 menjadi Rp730,9 triliun pada akhir 2025, dan kembali menurun menjadi sekitar Rp694,4 triliun per 20 Januari 2026.

Sebagai bentuk sinergi kebijakan moneter dan fiskal, BI juga melakukan pembelian Surat Perbendaharaan Negara (SPN) di pasar sekunder. Hingga awal Januari 2026, total pembelian SPN mencapai sekitar Rp23,69 triliun, termasuk Rp13,21 triliun di pasar sekunder. 

Langkah ini dilakukan sesuai mekanisme pasar dan tetap konsisten dengan program moneter untuk menjaga stabilitas ekonomi. Di sisi lain, BI juga memperkuat kebijakan makroprudensial melalui pemberian insentif likuiditas serta percepatan digitalisasi pembiayaan untuk mendorong penyaluran kredit perbankan. 

Hingga awal Januari 2026, total insentif likuiditas yang disalurkan mencapai sekitar Rp397,9 triliun, dengan penyaluran terbesar kepada bank-bank BUMN sebesar Rp182,9 triliun. Insentif tersebut difokuskan pada sektor-sektor prioritas seperti pertanian, industri, hilirisasi, jasa, ekonomi kreatif, UMKM, perumahan rakyat, koperasi, inklusi keuangan, dan pembiayaan berkelanjutan.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut