Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : KPK Ungkap Potensi Kerugian Negara Imbas Kerusakan Hutan Tembus Rp175 Triliun
Advertisement . Scroll to see content

BPS Catat Inflasi November 0,37 Persen, Tertinggi Tahun Ini

Rabu, 01 Desember 2021 - 11:46:00 WIB
BPS Catat Inflasi November 0,37 Persen, Tertinggi Tahun Ini
Kepala BPS Margo Yuwono (tengah) melaporkan inflasi November 0,37 persen, merupakan tertinggi pada tahun ini. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono mengatakan, inflasi November 2021 sebesar 0,37 persen. Inflasi November merupakan yang tertinggi sepanjang tahun ini.

Adapun inflasi tahun kalender (Januari–November) 2021 sebesar 1,30 persen, sedangkan tingkat inflasi tahunan (year on year/yoy) sebesar 1,75 persen.

"Ini inflasi tertinggi pada 2021, baik secara bulanan dan tahunan," kata dia, dalam konferensi secara daring, Rabu (1/12/2021).

Margo menjelaskan, inflasi November dipicu naiknya harga sejumla komoditas makanan, kelapa sawit, cabai merah, minyak goreng hingga pupuk. 

"Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada November 2021, antara lain telur ayam ras, kelapa sawit, cabai merah, batu bara, minyak goreng, semen, dan pupuk urea," ujarnya.

Dari 90 kota yang dipantau perkembangannya, terdapat 84 kota mengalami inflasi. Sedangkan enam kota mengalami deflasi. 

Inflasi tertinggi terjadi di Sintang sebesar 2,01 persen. Komoditas penyumbang inflasi di Sintang antara, lain bahan bakar rumah tangga dengan andil 0,27 persen, telur ayam ras andilnya 0,23 perse, dan kacang panjang andilnya 0,19 persen. Inflasi paling rendah terjadi di Bima dan Pontianak sebesar 0,02 persen.

"Sementara deflasi tertinggi terjadi di Kotamobagu sebesar 0,53 persen," ucap Margo.

Adapun komoditas penyumbang deflasinya adalah penurunan harga daun bawang, ikan cakalang, cabe rawit, dan kangkung, masing-masing memiliki andil terhadap deflasi Kotamobagu sebesar 0,15 persen. Deflasi terendah terjadi di Tual sebesar 0,16 persen.

Editor: Jujuk Ernawati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut