Cara Bahlil Lahadalia Cegah Investor Keluar dari Indonesia

Muhammad Aulia ยท Senin, 23 Maret 2020 - 14:27 WIB
Cara Bahlil Lahadalia Cegah Investor Keluar dari Indonesia

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia. (Foto: Ant)

JAKARTA, iNews.id – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tetap sigap dalam berkomunikasi dengan kalangan investor di tengah penyebaran virus korona. Komunikasi tersebut digencarkan agar investor tersebut tidak mengalihkan modal investasinya keluar dari Indonesia.

“Kami komunikasi dengan mereka, tracking semua data-datanya, perusahaannya apa saja. Kami rajin berkomunikasi dengan mereka. Dengan komunikasi yang baik, mereka memahami,” kata Kepala BKPM Bahlil Lahadalia saat live streaming peluncuran Pusat Komando Operasi dan Pengawalan Investasi, Senin (23/3/2020).

Bahlil sendiri mengibaratkan kegiatan berbisnis dengan masa-masa pacaran. Menurut dia, seorang pasangan harus pandai mengatur dinamika yang terjadi agar hubungan antarkeduanya dapat tetap terjalin dengan baik.

“Bisnis ini hampir sama dengan pacaran. Kalau ada ngambek sedikit bagaimana caranya baiknya, tarik ulurnya harus terjadi, stimulus apa yang dikasih. Kalau pengusaha begitu ada yang tidak connect, kasih stimulus apa. Jadi saya pikir itu seni,” ujar Bahlil.

Namun demikian, mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) itu mengakui penyebaran virus korona turut memengaruhi kecepatan hingga target realisasi investasi di Indonesia untuk 2020 ini. Untuk itu, Bahlil mengatakan dirinya telah menyiapkan tiga skenario simulasi terkait dengan realisasi target investasi tahun 2020.

“Saya membuat simulasi ada tiga. Ada target optimis, moderat dan pesimis. Akan saya umumkan nanti saat akhir bulan ini. Bocoran tiga simulasi itu sudah kita laporkan ke Presiden,” tutur Bahlil.

Bahlil juga menegaskan BKPM akan tetap fokus dalam mengatur arus investasi di Indonesia. Bahlil optimistis kinerja BKPM akan tetap berjalan seperti normal di tengah penyebaran virus korona.

"Korona tidak boleh menghambat kinerja BKPM. (Kami) optimis yang terukur. BKPM punya strategi, punya langkah konstruktif untuk berkolaborasi dengan pelaku usaha,” imbuh Bahlil.

Editor : Ranto Rajagukguk