Cegah Kecurangan, BKN Pastikan Pelaksanaan SKB CPNS Tahap I Diawasi Ketat

Dita Angga ยท Senin, 15 November 2021 - 12:52:00 WIB
Cegah Kecurangan, BKN Pastikan Pelaksanaan SKB CPNS Tahap I Diawasi Ketat
PNS yang terbukti terlibat kecurangan seleksi CPNS akan mendapatkan sanksi berat. (Foto: Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, iNews.id - Badan Kepegawaian Negara (BKN) memastikan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahap I diawasi ketat untuk mencegah potensi kecurangan. Pelaksanaan SKB CPNS Tahap I dimulai pada hari ini, Senin (15/11/2021). 

Menurut Kepala Biro (Karo) Humas BKN, Satya Pratama, selain menggunakan sistem computer assisted test (CAT), ada beberapa perubahan yang dilakukan dalam prosedur pelaksanaan SKB CPNS Tahap I untuk mengantisipasi kecurangan.

“Betul (lebih ketat). Ada upaya-upaya untuk meningkatkan kewaspadaan, perubahan prosedur pelaksanaan, dan beberapa tindakan lainnya,” ujar Satya Pratama, kepada MNC Portal Indonesia, di Jakarta, Senin (15/11/2021).

Dia mengungkapkan, setelah temuan kecurangan pada SKD CPNS beberapa waktu lalu, BKN melakukan antisipasi pada pelaksanaan seleksi kompetensi bidang (SKB) mendatang. Salah satu yang dilakukan adalah dengan menciptakan sistem artificial intelligence untuk menganalisis potensi kecurangan.

Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN, Suharmen, mengungkapkan ada dua inovasi yang dilakukan BKN untuk mengantisipasi kecurangan pada pelaksanaan SKB CPNS Tahap I. 

Pertama, menciptakan sistem artificial inteligent untuk melakukan analisis terhadap data-data potensi kecurangan. Kedua, penguatan dari keamanan sistem dan teknologi dengan menggunakan CAT BKN. Dimana ke depan BKN akan menggunakan operating system (OS) berbasis linux.

“Kalau sekarang bisa multiplatform OSnya. Maka ke depan sistem akan dipaksa ke dalam single platform yaitu linux. Karena dengan linux tidak mudah bagi orang melakukan potensi terjadinya remote acces,” tutur Suharmen.

Meski begitu Suharmen mengakui bahwa celah terjadinya kecurangan akan tetap ada. Pasalnya setiap teknologi memiliki keterbatasan.

“Namun demikian bukan berarti tidak ada celah. Tetap saja akan ada celah. Kalau memang niatnya sudah tidak baik celah itu akan ada. Namanya teknologi punya keterbatasan,” ujar Suharmen.

Dia juga mengingatkan seluruh petugas dan panitia seleksi instansi untuk melaksanakan SOP yang telah diatur. Dimana di dalam SOP tersebut telah diatur secara detail terkait pelaksanaan seleksi.

"Setiap SOP ada berita acaranya. Ini beberapa tahapan yang akan dilakukan perbaikan untuk pengamanan di tahap seleksi SKB ini,” ungkap Suharmen.

Dari sisi petugas, lanjutnya, BKN juga melakukan penguatan dalam pakta integritas. Hal ini akan ditekankan oleh BKN.

“Walaupun kemarin sudah menandatangani pakta integritas. Ini jadi pegangan pimpinan di BKN kalau ternyata di hasil penyelidikan ada pihak internal BKN yang terindikasi melakukan  atau ikut terlibat kecurangan akan diproses sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tutur Suharmen.

Editor : Jeanny Aipassa

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda