Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lapor ke Prabowo, Mendagri Tito Pastikan Inflasi Terkendali
Advertisement . Scroll to see content

Dampak Lonjakan Harga, Jepang Tambah Anggaran Darurat Rp308,974 Triliun

Senin, 30 Mei 2022 - 12:23:00 WIB
Dampak Lonjakan Harga, Jepang Tambah Anggaran Darurat Rp308,974 Triliun
Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida. (Foto: Jiji Pers)
Advertisement . Scroll to see content

TOKYO, iNews.id - Pemerintah Jepang berencana menambah anggaran darurat sebesar 2,7 triliun yen atau Rp308,974 triliun untuk mengantisipasi dampak lonjakan harga barang.

Perdana Menteri (PM) Jepang, Fumio Kishida, mengatakan pemerintah membutuhkan tambahan anggaran darurat untuk membantu membiayai paket ekonomi darurat sebesar 13,2 triliun yen atau setara Rp1.567 triliun, yang diadopsi pemerintah Jepang bulan lalu untuk mengatasi lonjakan harga barang.

Pernyataan itu, disampaikan Fumio Kishida pada pertemuan Komite Anggaran Dewan Penasihat Jepang, yang diadakan untuk membahas tambahan anggaran untuk paket ekonomi darurat, di Tokyo, seperti dikutip Jiji Pers, Senin (30/5/2022) pagi waktu setempat.

Menanggapi pengajuan tambahan anggaran darurat tersebut, Renho dari oposisi utama Partai Demokrat Konstitusional Jepang, mengatakan bahwa anggaran tambahan sebesar 2,7 triliun yen tidak cukup besar. Dia bahkan meminta paket ekonomi darurat ditambah menjadi 21 triliun yen atau sekitar Rp2.403 triliun.

Namun PM Kishida mengatakan pemerintah Jepang akan berupaya semampu mungkin mengatasi gejolak harga barang akibat meningkatnya inflasi dan risiko global. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut