Dorong Kepatuhan Bayar Pajak, Menkeu Edukasi Lewat Pendidikan

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Jumat, 09 November 2018 - 11:00 WIB
Dorong Kepatuhan Bayar Pajak, Menkeu Edukasi Lewat Pendidikan

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (tengah) dan Direktur Jenderal Pajak Robert Pakpahan (Kanan). (Foto: iNews.id/Isna Rifka)

JAKARTA, iNews.id - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understarding/MoU) dan kerja sama dengan Kementerian Agama, Kementerian Dalam Negeri, dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Hal ini sebagai upaya membangun dan menumbuhkan kesadaran dan kepatuhan pajak kepada masyarakat.

Direktur Jenderal Pajak Robert Pakpahan mengatakan, MoU ini nantinya mendasari berbagai kegiatan edukasi pajak yang tertib, terstruktur, dan sistematis. Dia berharap upaya ini akan berlangsung berkelanjutan sehingga kepatuhan pajak dapat ditingkatkan di masa depan.

"Seminggu ini telah kami laksanakan sebagai bentuk kegiatan pendekatan pengajaran kepatuhan pajak dari sisi edukasi sadar pajak kepada future tax payers," ujarnya sebelum penandatanganan MoU di Kantor Pusat DJP, Jakarta, Jumat (9/11/2018).

Selain nota kesepahaman, DJP juga memperluas kerja sama pendidikan pajak melalui Universitas Terbuka, Pusat Data dan Informasi llmiah LIPI, serta Direktorat Jenderal Pengembangan Ristek Kemenristekdikti.

Pada saat yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, inklusi perpajakan merupakan rangkaian upaya untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pajak. Pasalnya, kontribusi penerimaan pajak masih kecil yaitu hanya 70 persen dari total penerimaan negara.

"Kalau dilihat dari tax ratio masih dibawah 15 persen selama lima tahun terakhir kita berkutat antara 10-12 persen ini artinya masih banyak potensi kita membayar pajak," ucapnya.

Menurut dia, edukasi dan pemehaman mengenai pentingnya pembayaran pajak menjadi strategi penting untuk meningkatkan penerimaan negara. "Kalau kita lihat pendapatan negara yang sekarang kita kumpulan sekitar 11-12 persen itu menggambarkan potensi yang masih sangat besar," kata dia.

Kerja sama ini dilakukan di Kantor Pusat DJP dan diikuti dengan kegiatan Pajak Bertutur yang dilaksanakan serentak di seluruh unit kerja DJP di seluruh Indonesia di mana petugas pajak melakukan langsung di sekolah kepada anak-anak peserta didik.

Kegiatan yang dilaksanakan hari ini merupakan bagian dari puncak rangkaan acara Pekan lnklusi Kesadaran Pajak 2018 yang dilaksanakan pada 5-9 November 2018 dalam rangka peringatan Hari Pajak dan Kampanye Program lnkusi Kesadaran Pajak dalam Pendidikan.


Editor : Ranto Rajagukguk