Dorong Pengembangan Industri Kesehatan, Pemerintah Target Tingkatkan Produksi Bahan Baku Berteknologi Tinggi

Rina Anggraeni · Minggu, 16 Januari 2022 - 14:18:00 WIB
Dorong Pengembangan Industri Kesehatan, Pemerintah Target Tingkatkan Produksi Bahan Baku Berteknologi Tinggi
Menko Airlangga menyampaikan, Pemerintah telah menyusun peta jalan dengan tujuan untuk meningkatkan produksi bahan baku berteknologi tinggi. (foto: Kemenko Perekonomian)

JAKARTA, iNews.id - Industri sektor kesehatan menjadi salah satu fokus pengembangan yang didorong oleh Pemerintah. Industri kesehatan termasuk di dalamnya industri farmasi, merupakan salah satu sektor yang sangat diutamakan terutama dalam kondisi pandemi saat ini.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, dalam rangka meningkatkan daya saing Indonesia dalam sektor industri, Pemerintah juga mendorong terjadinya transformasi berbasis digital untuk menopang perkembangan industri kesehatan. Transformasi tersebut dapat berperan dalam memudahkan proses distribusi, penguatan jejaring kesehatan, mengefektifkan proses administrasi, dan mendukung performa yang lebih efektif serta efisien.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, hingga tahun 2021, Indonesia memiliki 241 industri manufaktur farmasi, 17 industri bahan baku farmasi, 132 industri kesehatan tradisional, dan 18 industri produk ekstraksi alam. Berbagai industri tersebut telah mengekspor produk farmasi dan alat kesehatan ke berbagai negara di dunia antara lain Amerika Serikat, Inggris, Vietnam, Belanda, Singapura, dan Korea Selatan.

“Dalam mendukung upaya pengembangan industri kesehatan, Pemerintah telah menyusun Peta Jalan dengan tujuan untuk meningkatkan produksi bahan baku berteknologi tinggi,” ujar Menko Airlangga dalam acara Puncak 50 Tahun Dies Natalis Teknik Industri - Institut Teknologi Bandung secara virtual dikutip, Minggu (16/1/2022).

Menko Airlangga menambahkan, dalam upaya melalui kondisi pandemi saat ini, merupakan bekal Indonesia untuk keluar dari pandemi sebagai negara yang lebih kuat.

Pemulihan ekonomi nasional tidak terlepas dari pemulihan yang terjadi di sektor industri, karena sektor ini menopang 19,15 persen dari perekonomian nasional. Optimisme sektor industri masih terlihat di kuartal IV-2021, ditandai dengan PMI Manufaktur kembali berada di wilayah ekspansif dengan mencatatkan angka 53,5 pada Desember 2021.

Editor : Aditya Pratama

Halaman : 1 2

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda