Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Purbaya bakal Evaluasi Seluruh Program Pemerintah Imbas Defisit APBN Tembus 2,92 Persen
Advertisement . Scroll to see content

Dukung Percepatan Pembangunan Trans Sumatera, Pemerintah Gelontorkan Rp10,89 Triliun

Senin, 01 November 2021 - 14:57:00 WIB
Dukung Percepatan Pembangunan Trans Sumatera, Pemerintah Gelontorkan Rp10,89 Triliun
Pemerintah gelontorkan dana Rp10,89 triliun untuk pendanaan percepatan pembangunan proyek Jalan Tol Trans Sumatera. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah menggelontorkan dana sebanyak Rp10,89 triliun untuk pendanaan pengadaan lahan guna mendukung percepatan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Dana tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara mengatakan, pemerintah terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, serta mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi khususnya di wilayah Sumatera.

"Pekanbaru-Kandis-Dumai merupakan salah satu ruas yang menjadi bagian dari JTTS sepanjang kurang lebih 132 km yang menghubungkan kota Pekanbaru dengan Kota Dumai dan telah beroperasi sejak 2020 lalu. Untuk ruas tersebut, per 22 Oktober 2021, LMAN telah merealisasikan dana pembebasan lahan sejumlah Rp. 328,956 miliar untuk 2.412 bidang atau seluas 7.894.368 m2," ujar Suahasil di Jakarta, Senin (1/11/2021).

Kehadiran Jalan Tol ini memberikan manfaat bagi masyarakat Sumatera khususnya Provinsi Riau dan sekitarnya. Berdasarkan hasil penelitian yang diinsiasi oleh PT Hutama Karya (Persero), Tbk selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), pembangunan ruas tol tersebut memiliki manfaat ekonomi berupa penghematan jarak tempuh sebanyak 51 km yang berimplikasi pada penghematan waktu tempuh Pekanbaru-Dumai hingga 3 jam perjalanan. Dari segi efisiensi bahan bakar juga mengalami penghematan sebanyak 13 liter untuk mobil kecil, dan 35 liter untuk truk. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut