Ekonomi Kuartal III Diprediksi Masih Minus, Airlangga Hartarto Monitor Anggaran

Aditya Pratama ยท Minggu, 30 Agustus 2020 - 15:34:00 WIB
Ekonomi Kuartal III Diprediksi Masih Minus, Airlangga Hartarto Monitor Anggaran
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berharap ekonomi Indonesia pada kuartal III 2020 semakin membaik. Pasalnya, pada kuartal II ekonomi minus 5,32 persen.

Airlangga memperkirakan perekonomian Indonesia sepanjang tahan di kisaran 0 sampai 0,25 persen. Meski ekonomi bakal kembali minus pada kuartal III, pemerintah akan memonitor penggunaan anggaran Kementerian dan Lembaga (K/L) maupun pemerintah daerah.

"Kuartal III pemerintah berharap akan ada perbaikan daripada minus 5,32 persen menjadi angka yang lebih baik. Range-nya sedang dimonitor terus terutama terkait dengan penggunaan anggaran pembelanjaan oleh K/L dan pemda dan pemerintah sedang melihat secara rinci daerah per daerah," ujar Airlangga dalam kampanye penggunaan masker di Kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Minggu (30/8/2020).

Dia menjanjikan ekonomi periode kuartal III dan IV sudah kembali ke arah positif. "Dalam periode ketiga dan keempat sudah mulai ada pembalikan ke arah positif dimana persis misalnya Purchasing Managers Index (PMI) Manufacturing Indonesia sudah naik rata-rata dunia 50 dan Indonesia sekitar 46,9," kata dia.

Airlangga menuturkan, dari sisi perdagangan, posisi Indonesia juga positif di mana perdagangan surplus di atas 3 miliar dolar AS dengan total year to date (ytd) sekitar 8 miliar dolar AS. Selain itu, di sektor keuangan, terutama perbankan juga mencatatkan hal positif.

Dari segi penjualan kendaraan bermotor juga sudah membaik, di mana angkanya sempat turun 80 persen dan kini minus 40 persen. 

"Jadi, year to date nya nanti akan lebih baik, oleh karena itu ada sektor yang bisa bertahan seperti infokom, perkebunan seperti ekspor kelapa sawit diperkirakan tahun ini relatif sama seperti tahun lalu," ucapnya.


Editor : Ranto Rajagukguk