Hingga 2018, Program Listrik 35.000 MW Baru Terealisasi 2.899 MW
Sepanjang 2018, Program 35.000 MW Baru Terealisasi 2.899 MW
JAKARTA, iNews.id - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sepanjang tahun 2018 telah merealisasikan program 35.000 megawatt (MW) sebanyak 2.899 MW. Padahal, program ini ditargetkan rampung pada tahun ini meski sebanyak 15.200 MW ditunda hingga 2026.
Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jisman Hutajulu mengatakan, hingga 15 Desember 2018 pembangkit listrik yang memasuki tahap commissioning baru sekitar 8 persen dari total keseluruhan. Sementara, pembangkit sisanya masih berada dalam tahap pembangunan.
"Sampai dengan 15 Desember 2018 pembangkit yang memasuki COD (Commercial on Date) sekitar 8 persen," ujarnya saat konferensi pers di kantornya, Jakarta, Kamis (10/1/2019).
Dia melanjutkan, sebanyak 18.207 MW pembangkit yang tertahan dalam proses konstruksi. Pasalnya, pihaknya masih terkendala dengan pembebasan lahan dan perizinan.
"Konstruksi 52 persen, masih ada terkendala dengan pembebasan lahan dan izin lingkungan," kata dia. Kemudian, pembangkit dalam tahap Power Purchasing Agreement (PPA) belum konstruksi sebanyak 11.467 MW, pengadaan 1.683 MW, dan perencanaan 954 MW.