Holding BUMN Geothermal Rampung Tahun Ini, Pertamina dan PLN Sudah Bahas Aset
JAKARTA, iNews.id - Langkah Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mentransformasikan perusahaan pelat merah semakin tampak di mata publik. Salah satunya dengan rencana pembentukan Holding BUMN Panas Bumi atau geothermal.
Menteri BUMN Erick Thohir menargetkan, Holding Geothermal akan direalisasikan pada 2021. Holding ini gabungan dari anak usaha PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero).
Holding tersebut merupakan penggabungan PT Pertamina Geothermal Energy (PGE), PT Geo Dipa Energi (Persero) dan PT PLN Geothermal. Target finalisasi holding pada tahun ini dibenarkan oleh Direktur Mega Proyek PLN M Ikhsan Assaad.
Dia mengaku sudah mendapat arahan dari pemilik saham mayoritas. "Memang arahan Pak Menteri Erick itu, direncanakan pembentukan Holding Geothermal, terdiri dari PLN, kemudian juga Pertamina, kita juga punya anak usaha PLN Geothermal, kemudian kemudian Geo Dipa, rencananya tahun ini selesai," ujar dia saat dihubungi Minggu (21/2/2021).
Merespons arahan Erick Thohir, manajemen kedua BUMN pun sudah melakukan sejumlah pertemuan. Dalam pembahasan awal, keduanya memaparkan aset dari masing-masing anak usaha.