Imbas Covid-19, Jumlah Pengangguran di Meksiko Tembus 12 Juta Orang

Djairan ยท Rabu, 01 Juli 2020 - 10:10 WIB
Imbas Covid-19, Jumlah Pengangguran di Meksiko Tembus 12 Juta Orang

Badan Pusat Statistik Meksiko (INEGI) melaporkan sebanyak 12 juta orang di Meksiko telah kehilangan pekerjaan sejak Maret 2020. (Foto: AFP)

MEKSIKO, iNews.id - Badan Pusat Statistik Meksiko (INEGI) melaporkan sebanyak 12 juta orang di Meksiko telah kehilangan pekerjaan sejak Maret 2020. Hal tersebut merupakan dampak pukulan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Sementara itu, jumlah pekerja informal melonjak seiring terpuruknya usaha sektor formal akibat pandemi corona. INEGI mencatat, hingga akhir Mei 2020 tingkat partisipasi angkatan kerja di Meksiko sebesar 47,4 persen. 

Ini turun 12,8 persen dibandingkan dengan bulan yang sama di 2019, yaitu sebesar 60,2 persen. Angka tersebut, yang mengukur persentase populasi usia kerja di pasar tenaga kerja.

"Keadaan ini karena banyaknya pekerja yang terpaksa dirumahkan sementara selama pandemi Covid-19. Kenyataanya memang para pekerja tidak dibayar selama masa penangguhan itu, dan mereka juga tidak dijamin mendapatkan pekerjaan kembali nantinya saat keadaan kembali pulih,” ujar perwakilan INEGI dalam laporannya, dikutip dari Reuters Rabu (1/7/2020).

Sebagaimana diketahui, ekonomi Meksiko telah dihantam oleh pandemi Covid-19. Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan, Produk Domestik Bruto (PDB) negara itu dapat menyusut hingga 10,5 persen tahun ini, dan akan menjadi penurunan terbesar sejak 1930-an. 

Sementara saat ini, hingga Mei 2020 jumlah orang Meksiko yang bekerja di sektor informal telah meningkat tajam menjadi 22,6 juta orang, naik 4,1 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Pada awal Juni lalu, pemerintah Meksiko memperoleh pinjaman sebesar Rp13,8 triliun dari Bank Dunia, di tengah dampak pandemi Covid-19 yang mulai menekan perekonomian. Pinjaman tersebut akan dimasukkan ke dalam Kebijakan Pinjaman Pembangunan (DPL) oleh pemerintah. 

Jumlah pinjaman yang diperoleh tersebut sesuai dengan batas utang yang telah ditetapkan oleh Kongres Meksiko sebelumnya. Hingga saat ini, jumlah kasus pasien positif Covid-19 di negara tersebut telah melebihi angka 200.000, dengan jumlah kematian mencapai hampir 30.000 orang. 

Diketahui ekonomi Meksiko tercatat terkontraksi pada kuartal I 2020, memperpanjang penurunan dari 2019 ketika pandemi corona mulai mempengaruhi sektor industri dan layanan setempat.    

Editor : Ranto Rajagukguk