India Larang 59 Aplikasi China, Ada TikTok hingga Mobile Legends

Djairan ยท Selasa, 30 Juni 2020 - 07:57 WIB
India Larang 59 Aplikasi China, Ada TikTok hingga Mobile Legends

Pemerintah India resmi melarang 59 aplikasi media sosial asal China, termasuk platform yang tengah ramai digunakan anak muda di dunia seperti TikTok. (Foto: AFP)

NEW DELHI, iNews.id - Pemerintah India secara resmi telah melarang 59 aplikasi media sosial asal China, termasuk platform yang tengah ramai digunakan anak muda di dunia seperti TikTok, Helo dan WeChat. Langkah tersebut diambil atas kekhawatiran pemerintah setempat perihal keamanan privasi dari aplikasi tersebut.

Aplikasi populer lainya seperti ShareIT, UC browser, dan aplikasi belanja online Clubfactory juga masuk dalam daftar media sosial yang dilarang penggunaanya. Pemerintah India berpendapat, aplikasi tersebut sangat berpotensi merugikan kedaulatan dan integritas negara, juga pertahanan, keamanan dan ketertiban umum.

Langkah yang diambil pemerintah India ini berdasarkan pada pasal 69 A Undang-Undang Teknologi Informasi India, serta Prosedur dan Perlindungan untuk Pemblokiran Akses Informasi oleh Publik India tahun 2009. Kebijakan tersebut bisa menjadi pukulan besar bagi ambisi kejayaan dunia digital China, serta dinilai dapat mengikis jutaan dolar dari nilai perusahaan-perusahaan pemilik aplikasi itu. 

Bahkan, tindakan pemerintah India ini juga berpotensi akan diikuti oleh negara-negara lainya. Kementerian Elektronik dan IT (MEITY) India menyatakan, pemerintah telah menerima banyak keluhan dari berbagai sumber. Contohnya saja beberapa laporan tentang penyalahgunaan beberapa aplikasi seluler tersebut untuk mencuri serta mengirimkan data pengguna ke server yang berada di luar wilayah India, dengan cara yang tidak sah.

"Ini adalah masalah besar, dan menyita perhatian kami untuk segera melakukan tindakan darurat. Sebab ada kekhawatiran akan aspek-aspek yang berkaitan dengan keamanan data, dan privasi masyarakat India. Kami mencatat bahwa kekhawatiran ini menimbulkan ancaman terhadap kedaulatan dan keamanan India,” ujar pihak Kementerian MEITY dikutip dari The Economic Times, Selasa (30/6/2020).

Pusat Koordinasi Cyber Crime Kementerian Dalam Negeri India juga telah mengirim rekomendasi lengkap untuk memblokir aplikasi-aplikasi berbahaya asal Negeri Tirai Bambu tersebut. Berikut daftar lengkap 59 aplikasi yang telah dilarang penggunaanya oleh pemerintah India:

1. TikTok

2. Shareit

3. Kwai

4. UC Browser

5. Baidu map

6. Shein

7. Clash of Kings

8. DU battery saver

9. Helo

10. Likee

11. YouCam makeup

12. Mi Community

13. CM Browser

14. Virus Cleaner

15. APUS Browser

16. ROMWE

17. Club Factory

18. Newsdog

19. Beutry Plus

20. WeChat

21. UC News

22. QQ Mail

23. Weibo

24. Xender

25. QQ Music

26. QQ Newsfeed

27. Bigo Live

28. SelfieCity

29. Mail Master

30. Parallel Space

31. Mi Video Call – Xiaomi

32. WeSync

33. ES File Explorer

34. Viva Video – QU Video In

35. Meitu

36. Vigo Video

37. New Video Status

38. DU Recorder

39. Vault- Hide

40. Cache Cleaner DU App studio

41. DU Cleaner

42. DU Browser

43. Hago Play With New Friends

44. Cam Scanner

45. Clean Master – Cheetah Mobile

46. Wonder Camera

47. Photo Wonder

48. QQ Player

49. We Meet

50. Sweet Selfie

51. Baidu Translate

52. Vmate

53. QQ International

54. QQ Security Center

55. QQ Launcher

56. U Video

57. V fly Status Video

58. Mobile Legends

59. DU Privacy    

Editor : Ranto Rajagukguk