Jelang Penetapan Upah Minimum, Apindo Berharap Tak Ada Kenaikan

Aditya Pratama ยท Rabu, 09 September 2020 - 12:49 WIB
Jelang Penetapan Upah Minimum, Apindo Berharap Tak Ada Kenaikan

Upah Minimum Provinsi (UMP) akan ditetapkan pada 1 November 2020 mendatang. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA, iNews.id - Upah Minimum Provinsi (UMP) akan ditetapkan pada 1 November 2020 mendatang. Hal ini akan menjadi penentuan apakah upah minimum akan naik atau tidak di tengah pandemi Covid-19.

Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia), Harijanto menilai, kenaikan UMP di tengah pandemi Covid-19 dirasa kurang tepat. Hal itu karena berbagai alasan. 

"Rasanya kurang tepat ya kalau kita masih membicarakan masalah kenaikan upah minimum saat ini. PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) dan karyawan dirumahkan masih sangat besar, saat ini orang menginginkan pekerjaan yang penting dapat pekerjaan dan dapat upah yang pasti tiap bulan karena ekonomi sektor informal terpukul," ujar Harijanto dalam acara Market Review IDX Channel, Rabu (9/9/2020).

Dia pun melihat dari negara tetangga, Vietnam yang telah mengumumkan, upah tahun depan tidak akan naik karena pandemi Covid-19. Padahal, situasi ekonomi Vietnam lebih baik dari Indonesia.

Namun, Harijanto mengembalikan kepada pemerintah terkait keputusan kenaikan UMP. Menurut dia, jika pemerintah masih menganggap bahwa kenaikan upah akan meningkatkan daya beli justru bisa menjadi bumerang.

"Karena yang sektor formal saja sudah terpukul bagaimana bisa meningkatkan daya beli kalau cuma naik dan juga kalau pakai rumus yang ada sekarang pertumbuhan sudah minus, inflasi sekitar 2 persen, berarti kan harusnya upah turun bukan naik," ucapnya.

Editor : Ranto Rajagukguk