Jokowi Akan Bangun Jalan Tol Baru Sepanjang 2.500 Km hingga 2024
Danang menekankan, pemerintah akan terus menggandeng pihak-pihak baru untuk mengembangkan ruas jalan tol. "We need more player," kata dia.
Di tempat yang sama, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Konstruksi dan Infrastruktur Erwin Aksa mengapresiasi pemerintah yang berhasil merealisasikan pembangunan jalan tol selama lima tahun terakhir. Kendati demikian, ia menyayangkan bahwa pembiayaan pembangunan jalan tol masih didominasi oleh perusahaan pelat merah.
Ia mendorong pemerintah untuk memberikan ruang kepada swasta agar bisa ikut dalam pendanaan infrastruktur. Pasalnya. dengan target 5.000 km lebih dibutuhkan pendanaan yang besar.
"Harapannya ke depan kita ada kebijakan yang memberi kepastian ke pelaku usaha dan bagaimana bisa membuat semacam pendanaan murah untuk membangun jalan tol ke depan karena pendanaan kunci utama pembangunan infrastruktur yang ada," ucapnya.
Editor: Ranto Rajagukguk