Kasus Rekomendasi Impor Bawang, Mentan Sidak Kantor Ditjen Hortikultura

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Rabu, 14 Agustus 2019 - 08:14 WIB
Kasus Rekomendasi Impor Bawang, Mentan Sidak Kantor Ditjen Hortikultura

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kantor Direktorat Jenderal (Ditjen) Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan), Rabu (14/8/2019), pagi. Sidak dilakukan dua hari setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor tersebut terkait rekomendasi impor bawang putih.

Usai penggeledahan itu, Mentan juga mencopot seluruh pejabat eselon II, III, dan IV Ditjen Hortikultura. "Betul hari ini pak Menteri sidak di Ditjen Hortikultura," kata Kepala Bagian Humas Kementan Arief Cahyono kepada iNews.id di Jakarta, Rabu (14/8/2/109).

Arief menuturkan, sidak dilakukan sejak pukul 06.30 WIB tadi. Amran lantas mengumpulkan seluruh pegawai Ditjen Hortikultura untuk memberi arahan khusus.

Dia juga tak segan memberi peringatan kepada pegawai Ditjen Hortikultura yang datang terlambat hari ini. "(Sidak) ini dalam rangka kedisiplinan. Ada arahan khusus untuk pegawai. Tadi ada juga (pegawai) yang terlambat," ujarnya.

Sebagai informasi, Amran mengambil langkah tegas terkait kasus impor bawang putih. Ini merespons penggeledahan Kantor Direktorat Jenderal (Ditjen) Hortikultura Kementan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Inspektur Jenderal Kementan, Justan Siahaan mengatakan, Mentan mencopot seluruh pejabat eselon II, III, dan IV di Ditjen Hortikultura terkait kasus rekomendasi impor bawang putih. Ditjen itu memang berwenang melakukan verifikasi wajib tanam bawang putih sebagai syarat impor.

"Beliau ingin Kementan jelas sikapnya terkait kasus ini, dan memberikan ruang yang luas bagi KPK untuk melakukan penyelidikan,” kata dia di Kantor Kementan, Jakarta, Selasa (13/8/2019 ).


Editor : Ranto Rajagukguk