Kemnaker Minta Pekerja Waspadai Hoax Bantuan Subsidi Upah

Shelma Rachmahyanti ยท Rabu, 04 Agustus 2021 - 19:42:00 WIB
Kemnaker Minta Pekerja Waspadai Hoax Bantuan Subsidi Upah
Kemnaker memastikan pengisian data penerima subsidi bantuan upah tidak dilakukan melalui pesan singkat.

JAKARTA, iNews.id – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) memperingatkan masyarakat khususnya pekerja untuk mewaspadai hoax yang berkaitan dengan informasi Bantuan Subsidi Upah.  

Peringatan itu, disampaikan Kemenaker melalui akun Instagram resmi @kemnaker, pada Rabu (4/8/2021). Kemnaker menyatakan, jika masyarakat terutama pekerja mendapat permintaan pengisian data penerima Bantuan Subsidi Upah melalui pesan singkat, dapat dipastikan informasi itu hoax. 

Pasalnya, data calon penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) hanya berasal dari BPJS Ketenagakerjaan dan dikirimkan ke Kemnaker secara sistem.

“Data calon penerima BSU berasal dari BPJS Ketenagakerjaan dan dikirimkan ke Kemnaker secara sistem. TIDAK ADA permintaan data kepada masyarakat. Hati-hati! Lindungi data privasimu,” tulis Kemenaker di akun Instagram resminya @kemnaker, Rabu (4/8/2021).

Lebih lanjut, Kementerian Ketenagakerjaan mengingatkan, bahwa informasi resmi mengenai Bantuan Subsidi Upah (BSU) hanya melalui website kemnaker.go.id dan akun sosial media resmi Kemnaker.

“Informasi resmi terkait Bantuan Subsidi Upah (BSU) melalui website Kemnaker.go.id dan Media Sosial Kemnaker,” tulis Kemenaker 

Seperti diketahui, pemerintah melalui Kemenaker akan mencairkan BSU sebesar Rp1 juta untuk dua bulan, sebagai kompensasi dari dampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat dan level 4 sejak 3 Juli 2021. 

BSU dijadwalkan cair pada Agustus 2021 dan akan diberikan kepada pekerja yang memenuhi syarat, antara lain menjadi peserta aktif BPJSKetenagakerjaan dan memiliki gaji maksimal Rp 3,5 juta.

Diketahui, pemerintah memakai sumber data dari perusahaan yang kemudian disetorkan ke BPJS Ketenagakerjaan untuk mencairkan BSU Rp1 juta. Namun, belakangan ini tersebar informasi untuk pengisian data penerima BSU melalui pesan singkat.

Editor : Jeanny Aipassa