Kertajati Beroperasi, Bagaimana Nasib Bandara Bandung? Ini Kata Menhub
Menurut dia, salah satu opsi yang muncul yaitu Bandara Husein Sastranegara hanya untuk penerbangan dengan pesawat propeller (kecil) sementara penerbangan dengan pesawat jet dipindah ke Bandara Kertajati. Selain itu, penerbangan kargo juga dipastikan akan digeser ke bandara baru yang berlokasi di Majalengka itu karena akan terintegrasi dengan Pelabuhan Patimban di Indramayu.
“Saat ini ada 19 penerbangan dari dan ke Bandara Husein, dengan 6 penerbangan gunakan pesawat propeller. Rutenya seperti Halim-Bandung, Jogja-Bandung, Malang-Bandung, Solo-Bandung, Semarang-Bandung, dan Lampung-Bandung,” ujarnya.
Pengoperasian Bandara Kertajati diharapkan akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Majalengka dan Provinsi Jawa Barat. Selain itu, keberadaan bandara ini juga diharapkan bisa mengurangi kepadatan lalu lintas distribusi logistik di Jakarta.
Bandara Kertajati memiliki landas pacu (runway) berukuran 2.500 x 60 meter dan akan diperpanjang pada tahun ini menjadi 3.000 x 60 meter. Dengan runway, ini bandara ini telah dapat didarati pesawat sejenis Boeing 777. Selain itu juga terdapat apron berukuran 576 x 151 meter persegi sehingga dapat menampung sebanyak 10 pesawat berbadan lebar.
Pada sisi darat Bandara Kertajati dilengkapi terminal penumpang berukuran 96.280 meter persegi. Dengan luas terminal saat ini Bandara Kertajati dapat menampung jumlah penumpang hingga 5 juta penumpang per tahun.
Editor: Rahmat Fiansyah