Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hasto Jelaskan Tersangka Korupsi DJKA Donatur Rumah Aspirasi di Pilpres 2019
Advertisement . Scroll to see content

Klarifikasi Jubir BPN Soal Pinjaman Prabowo ke BI yang Ditolak

Sabtu, 24 November 2018 - 22:04:00 WIB
Klarifikasi Jubir BPN Soal Pinjaman Prabowo ke BI yang Ditolak
Calon Presiden Nomor Urut 02, Prabowo Subianto. (Foto: Sindo)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Calon Presiden RI nomor urut 02 Prabowo Subianto mengaku ditolak saat mengajukan pinjaman ke Bank Indonesia (BI). Belakangan, BI menegaskan lembaganya tidak menyalurkan pinjaman.

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Handi Risza Idris memberikan klarifikasi soal pernyataan Prabowo di hadapan para relawan Prabowo-Sandi soal dana kampanye beberapa waktu lalu.

"Saya menyarankan membaca PS (Prabowo Subianto) jangan langsung to the point. Kadang beliau menggunakan tamsil atau cerita-cerita tertentu untuk menyindir kebijakan pemerintah," kata Handi kepada iNews.id, Sabtu (24/11/2018).

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menafsirkan pernyataan tersebut keresahan Prabowo karena kubunya sulit mendapatkan pinjaman ke bank untuk membiayai kampanye Pemilu Presiden (Pilpres) 2019. Dia menduga penolakan bank-bank tersebut karena dukungan ke Prabowo-Sandi.

"Banyak teman-teman beliau yang dihambat dalam mendapatkan kredit bank karena tahu mereka pro atau mendukung beliau. Jadi PS menggunakan momen pidato tersebut untuk mengungkapkan hal tersebut," tutur Handi.

BI melalui akun Twitter @bank_indonesia sebelumnya mengatakan, BI merupakan bank sentral yang tidak memiliki produk simpanan, pinjaman, ataupun kartu kredit seperti bank umum atau bank komersial lainnya. Hal ini merespons pernyataan Prabowo yang mengaku ditolak BI saat mengajukan pinjaman.

"Untuk mendapatkan informasi mengenai pengajuan pinjaman/kredit yang sesuai dengan kebutuhan, #SobatRupiah dapat menghubungi bank umum/komersial," kata BI.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut