Koperasi Energi Baru dan Terbarukan Indonesia Resmi Didirikan
JAKARTA, iNews.id – Sekelompok penggiat energi baru terbarukan dari berbagai keahlian yang mewakili pelaku bisnis pembangkit tenaga listrik, pabrikan, pegawai pemerintah, dosen perguruan tinggi, aktivis lembaga-lembaga donor, dan lainnya resmi mendirikan Koperasi Energi Terbarukan Indonesia (KOPETINDO)
Visi misi KOPETINDO adalah membangun Indonesia dengan memanfaatkan energi lokal dan menerapkan teknologi tepat guna.
“Dengan dimilikinya anggota yang datang dari berbagai-bagai keahlian dan pengalaman di bidangnya, koperasi akan menjadi wadah institusi yang kuat, lengkap sehingga dapat memberikan kontribusi aktif dalam pengembangan industri energi terbarukan di Indonesia,” kata Ketua KOPETINDO, Widi Pancono melalui keterangan tertulis, Senin (12/2/2018).
Sebagaimana diketahui, pemerintah sudah menargetkan pencapaian energi baru terbarukan sebesar 23 persen di tahun 2025 sekaligus meratifikasi perjanjian Paris untuk ikut mengatasi perubahan iklim yang mengakibatkan kenaikan suhu bumi akibat emisi gas rumah kaca. Pemerintah Indonesia sendiri berkomitmen untuk menurunkan gas rumah kaca sebesar 29 persen di tahun 2030.
“Revolusi teknologi energi terbarukan saat ini sedang terjadi. Teknologi baru yang lebih efisien dan produktif terus ditemukan akibat perhatian seluruh dunia terhadap perbaikan iklim dunia sesuai amanat Konvensi Iklim Paris tersebut dengan menyediakan dana riset yang sangat besar dari negara maju,” katanya.
Dengan demikian, kata Widi, KOPETINDO hadir untuk ikut membantu pemerintah mempercepat penyediaaan tenaga listrik dengan inovasi teknologi tepat guna di desa-desa terpencil dengan memanfaatkan potensi sumber-sumber energi lokal yang tersedia di daerah tersebut, seperti angin, matahari, biomas, biogas, sampah, tidal, dan tenaga air skala kecil (mikro hidro).
Widi juga berharap daerah-daerah di Indonesia tidak lagi membeli energi baik dari luar negeri maupun antar pulau. Hal ini, kata dia, sangat mungkin terjadi mengingat Indonesia memiliki sumber daya alam yang luar biasa besar.
Ke depan, KOPETINDO akan berperan sebagai katalisator serta penggerak di lapangan dalam berbagai bentuk usaha seperti survei potensi energi terbarukan di perdesaan, perencanaan pembangunan listrik desa berbasis energi terbarukan, pembangunan instalasi listrik desa berbasis energi terbarukan, pengadaan teknologi berbasis energi terbarukan tepat guna dan tepat sasaran bagi perdesaan, pengelolaan dan perawatan instalasi listrik desa, serta pendanaan pembangunan listrik desa
“iharapkan dengan adanya kontribusi dari KOPETINDO maka target Kementerian Energi Sumber Daya Mineal (ESDM) untuk memenuhi 23 persen EBT ditahun 2025 dapat tercapai, dan mengurangi emisi gas rumah kaca. Selain itu target Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) untuk melistriki 2.800 desa juga dapat terealisasi.
Editor: Rahmat Fiansyah