Kronologi Lengkap Dirut Garuda Selundupkan Harley-Davidson, Libatkan Pegawai
Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut, moge atas nama SAS itu berada di bagasi penumpang yang berlokasi di bagian lambung pesawat. Saat pesawat parkir di hanggar GMF untuk kepentingan seremoni, petugas bea cukai lalu memeriksa isi pesawat tersebut.
Tidak ditemukan pelanggaran kepabeanan saat memeriksa kabin kokpit dan penumpang, termasuk kargo. Namun saat memeriksa bagasi penumpang, petugas bea cukai menemukan 18 koli dengan rincian 15 koli sparepart Harley-Davidson bekas dalam kondisi terurai dan 3 koli berisi 2 unit Brompton plus aksesoris sepeda.
Awalnya, SAS mengaku membeli moge itu lewat e-Bay. Namun, petugas tidak menemukan identitas si penjual. Pengakuan SAS ini dinilai mencurigakan karena SAS tercatat memiliki utang Rp300 juta untuk renovasi rumah. Padahal, harga moge itu bisa mencapai Rp800 juta.
Akhirnya, AA diduga kuat sebagai pihak yang membeli moge tersebut. Meski nama AA masuk sebagai salah satu dari 22 dalam manifes penumpang, moge tersebut memiliki claimtag SAS. Erick yakin AA menyuruh SAS untuk menyelundupkan moge tersebut.
Aksi penyelundupan itu semakin diperkuat dengan modus mempreteli sparepart motor di bagasi penumpang. Padahal, barang sebesar itu seharusnya masuk kargo pesawat, bukan bagasi penumpang.
Editor: Rahmat Fiansyah