Lion Air JT 610 Jatuh, Pengamat Penerbangan: Buka Log Book Pesawat
JAKARTA, iNews.id - Pesawat Lion Air J610 dilaporkan menghilang pada pukul 06.33 WIB tadi setelah 13 menit take off dari Bandara Soekarno Hatta. Pesawat rute Jakarta-Pangkal Pinang ini mengangkut 181 penumpang, dua pilot dan lima FA yang hingga kini belum ditemukan.
Pengamat Penerbangan Alvin Lie mengatakan, pemerintah perlu mencermati beberapa hal agar pesawat tersebut ditemukan. Salah satunya dengan mencari buku catatan riwayat pesawat (log book).
"Saya rasa kita perlu membuka log book sejak di keluar dari pabrik dan diterima Lion Air setiap selesai penerbangan itu dari sana akan keliatan kondisi kesehatan pesawat itu" ujarnya saat dihubungi, Senin (29/10/2018).
Secara umum data yang disimpan dalam log book berisi tanggal, tempat keberangkatan dan kedatangan, jenis pesawat, dan jumlah penerbangan pesawat tersebut. Log book ini untuk mencatat jam terbang dan pemeliharaan pesawat.
Kemudian, mencari informasi dari AirNav terkait ada atau tidaknya panggilan darurat dari pilot pesawat sebelum kecelakaan terjadi. Panggilan darurat ini sebagai tanda bahwa pilot memang merasakan ada yang tidak beres dengan kapal saat diterbangkan.
"Ini menunjukkan kalau tidak (ada panggilan darurat) kan berarti kecelakaan terjadi secara mendadak bahkan tidak sempat mengumumkan kondisi darurat," kata dia.
Selanjutnya, stakeholder harus mencermati data cuaca hari ini karena kemungkinan pesawat kecelakaan akibat cuaca yang tidak mendukung. "Tapi rasa-rasanya sih dari kondisi cuaca pagi ini masih normal dan aman untuk penerbangan," ucapnya.
Sebelumnya, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memastikan Pesawat Lion Air rute Jakarta-Pangkalpinang jatuh di sekitar Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Basarnas telah mengerahkan tim yang beranggotakan 70 orang ke lokasi jatuhnya pesawat. Tim tersebut berasal dari Jakarta dan daerah-daerah sekitarnya.
Pesawat dengan nomor penerbangan JT-610 itu hilang kontak sekitar 13 menit setelah lepas landas (take off) dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang pada pukul 06:20 WIB. Pesawat seharusnya tiba di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang pada pukul 07:20 WIB.
Editor: Ranto Rajagukguk