Menko Airlangga Prediksi Kuartal III Indonesia Resesi

Fadel Prayoga ยท Rabu, 12 Agustus 2020 - 17:01 WIB
Menko Airlangga Prediksi Kuartal III Indonesia Resesi

Perekonomian Indonesia diprediksi akan terperosok ke jurang resesi pada kuartal III 2020. (Foto: Sindo)

JAKARTA, iNews.id - Perekonomian Indonesia diprediksi akan terperosok ke jurang resesi pada kuartal III 2020. Ini setelah pada kuartal II pertumbuhan ekonomi minus 5,32 persen.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, berdasarkan data analisis perekonomian Indonesia pada kuartal III diprediksi minus 1 persen. Negara dinyatakan resesi bila ekonomi minus selama dua kuartal berturut-turut atau lebih.

Meski demikian, pada kuartal IV ekonomi diproyeksi akan tumbuh positif 1,38 persen dan secara keseluruhan perekonomian Indonesia pada 2020 minus 0,49 persen.

“Kita perlu memompa lagi di kuartal III karena itu penentuan bagi kita. Pemerintah telah menyiapkan anggaran belanja Rp2.700 triliun, termasuk anggaran PEN. Sampai dengan Juni sudah membelanjakan Rp1.000 triliun, sehingga pada kuartal III dan IV diharapkan bisa membelanjakan Rp1.700 triliun,” ujar Airlangga, saat menghadiri Rakornas Apindo 2020 secara virtual, Rabu (12/8/2020).

Dia menyebut beberapa sektor usaha sudah membaik seiring berjalannya kuartal III 2020. Di antaranya adalah Purchasing Manager's Index (PMI) Indonesia atau indeks manufaktur Indonesia berada di posisi 46,9. Kemudian, indeks keyakinan konsumen juga meningkat mencapai 83,8.

“Kita lihat dari sektor kendaraan bermotor juga ada kenaikan dari minus 82 ke minus 54,” ujarnya.

Politikus Partai Golkar tersebut akan mendorong seluruh kementerian dan lembaga untuk menghabiskan anggaran sebesar Rp2.700 triliun hingga kuartal IV 2020. Dia meyakini dengan menghabiskan dana itu akan menyelamatkan perekonomian dari jurang resesi.

“Presiden juga mendorong agar belanja di setiap kementerian dipacu. Upaya ini diharapkan bisa membawa ke jalur positif,” katanya.

Editor : Dani Dahwilani