Mentan Syahrul Yasin Limpo Minta Petani Lebih Mandiri dan Maju

Antara ยท Jumat, 31 Januari 2020 - 14:33 WIB
Mentan Syahrul Yasin Limpo Minta Petani Lebih Mandiri dan Maju

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meminta para petani di Tanah Air agar lebih mandiri dan maju. Hal ini akan memengaruhi beragam hasil pertanian sehingga bisa diolah menjadi produk-produk lain yang bernilai tambah.

"Mandiri itu berarti semua bisa disiapkan dengan kemampuan dan kekuatan kita sendiri," katanya di Jakarta, Jumat (31/1/2020).

Dia menjelaskan, jika para petani sudah bisa lebih mandiri maka negara bisa konsentrasi mengurus hal lainnya. Hal itu dapat diterapkan apabila adanya inovasi dan kreativitas petani.

"Kalau perut makin mandiri maka beras dapat menjadi 18 turunan lain yang bisa dimainkan perusahaan rintisan (startup)," katanya.

Sebagai contoh, kata dia, beras bisa diolah menjadi kosmetik hingga tepung. Begitu pun jagung bisa menjadi 42 turunan seperti makanan terna hingga minyak.

Indonesia, ujar dia, tidak boleh bergantung dan dimainkan oleh negara lain atau oleh siapa pun termasuk masalah pertanian. Ke depan intervensi negara kepada petani harus dikurangi. Karena mereka sudah terbiasa dengan ekosistem pertanian yang bisa menghidupkan dirinya sendiri.

"Mandiri itu berarti semua bisa disiapkan dengan kemampuan dan kekuatan kita sendiri," tutur dia.

Mantan Gubernur Sulawesi Selatan dua periode tersebut memandang masalah pertanian tidak bisa hanya diurus oleh pemerintah melalui Kementerian Pertanian saja. Tapi, gerakan semua orang harus dilakukan apabila ingin melihat negaranya makin baik.

"Apa saja kalau kita tidak maju akan tertinggal, kalau kita tidak maju sebenarnya semua menjadi hampa dan bayang-bayang. Oleh karena itu maju menjadi pilihan, tidak boleh mundur," ujarnya.

Dia menambahkan tujuan mendorong petani untuk lebih maju dan mandiri tadi agar bangsa Indonesia lebih kuat dan percaya diri. Dengan begitu, jika itu telah dilakukan maka inovasi produk pertanian dapat dilakukan.

"Mandiri itu lebih baik memberi orang daripada kita jadi peminta," ujar dia.*

Editor : Ranto Rajagukguk